Hati-hati TPPO, Kroscek Kebenaran Loker

Kepala DPPKBP3APM Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan (MD IsenMulang)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Aksi pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) alias human trafficking, saat ini modus kejahatannya menggunakan media sosial (Medsos) untuk menggaet korbannya. Melalui medsos pelaku TPPO mudah memalsukan identitasnya.

Menurut Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBP3APM) Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan, masyarakat harus berhati-hati ketika berselancar di medsos. Terutama terkait dengan tawaran lowongan kerja (loker) di luar negeri, yang gajinya fantastis atau tidak masuk akal.

“Hati- hati dan jangan mudah terjerumus apa yang disajikan di medsos. Terutama terkait tawaran kerja di luar negeri, karena bisa saja terjebak jaringan sindikat perdagangan orang lintas negara,” ungkapnya, Jumat (14/7/2023).

Terlebih lanjut Sahdin, karakteristik modus kejahatannya kebanyakan dengan sasaran perempuan dan anak usia remaja. Maka itu diperlukan kesadaran masyarakat untuk tidak mudah terjebak.

“Kasus TPPO ini memang sudah berulang kali terjadi. Itu semua karena pengetahuan akan literasi pencari kerja, atau informasi lowongan pekerjaan begitu sempit, sehingga ketika ada tawaran menggiurkan langsung percaya begitu saja,” tukasnya.

Harusnya lanjut Sahdin, masyarakat perlu melakukan kroscek terlebih dahulu kebenarannya sebelum memutuskan untuk melamar. Seperti meneliti profil perusahaan, bergerak di bidang apa. Lalu alamat kantornya maupun prestasi atau kemajuan perusahaan.

Selain itu perlu berkoordinasi terlebih dahulu kepada pihak-pihak yang berkompeten, atau yang bisa memberikan informasi sejelas-jelasnya, sehingga tidak salah melangkah.

“Bila mencurigai sesuatu yang mengarah ke perdagangan orang, maka masyarakat jangan ragu untuk melapor ke pihak berwajib, sehingga aparat penegak hukum bisa menelusuri,” ujarnya.

DPPKBP3APM Kota Palangka Raya tambah Sahdin, sejauh ini setiap ada kesempatan dari program kerja, selalu menyisipkan edukasi dan wawasan kepada masyarakat terkait TPPO. Terutama meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat untuk mencegah TPPO. (MCIM/Ytm/Lsn)

 

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait