Hasil Reses Jangan Hanya Dijadikan Agenda Tahunan Saja

Hairis Salamad
Sampit, Media Dayak
Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim), Hairis Salamad, menegaskan, hasil reses yang sudah disampaikan pihaknya kemarin 28 Maret 2022 kepada pemerintah daerah agar menjadi acuan pembangunan daerah.
Ia tidak ingin hasil reses yang dihasilkan dari kegiatan pihaknya turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat ini hanya menjadi agenda tahunan saja. Yang mana notabanenya apa yang masyarakat sampaikan melalui reses, itulah yang mereka harapkan dilakukan pemerintah. “Sebab pada saat reses, kami DPRD langsung turun ke lapangan, khususnya ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing guna mengetahui apa yang diinginkan dan dibutuhkan masyarakat saat uni. Artinya, jika dimuat dalam program pembangunan tahun di APBD 2023 nanti itu murni dari masyarakat,”kata Hairis, Selasa (29/03).
Ditambahkannya, masyarakat sangat ingin pembangunan khususnya di daerah Kotim ini lebih adil, yakni APBD harus dibagi rata di setiap daerah. Sehingga tidak ada daerah yang ketertinggalan pembangunan. Apalagi daerah pedesaan yang kerap minim tersentuh pemerintah.
“Khsusunya untuk pembangunan jalan dan fasilitas kesehatan baik sarana maupun prasarana pendukungnya. Daerah-daerah di pedesaan ini juga harus menjadi prioritas dalam pembangunan, karena sesuai dengan program pemerintah pusat juga untuk membuka keterisolasian masyarakat,”tegasnya.
Hairis berharap, kedepannya apa yang sudah pihaknya sampaikan dalam penyampaian hasil reses tidak hanya dipertimbangkan saja namun juga dimasukkan ke dalam perencanaan pembangunan prioritas. Sehingga masyarakat percaya bahwa suara mereka di dengar oleh pemerintah. (Emy/Rsn)