Hari Raya Haring Kaharingan Selalu Diberikan Kemakmuran

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong didampingi Wabup Efrensia L.P Umbing, unsur forkopimcam, Ketua MDAHK Gumas Naro, sejumlah pejabat III, Camat Tewah Hendra Surya, Damang Kepala Adat Kecamatan Tewah Evin T.Umbing, ketua panitia Nikie,Safari Haring Kaharingan di Balai Hindu Kaharingan Penyang Hinje Simpei Jalan Patahu Kelurahan Tewah Kecamatan Tewah, Rabu (8/5/2024). (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Di hari raya Haring Kaharingan, semoga kita selalu diberikan kemakmuran, panjang umur, keselamatan dan kebahagiaan serta bisa menumbuhkan semangat yang baru dalam upaya memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran-ajaran agama yang terkandung dalam kitab suci Panaturan,yang menjadi pedoman pelaksanaan keagamaan bagi umat Hindu Kaharingan.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong pada Safari Haring Kaharingan di Balai Hindu Kaharingan Penyang Hinje Simpei Jalan Patahu Kelurahan Tewah Kecamatan Tewah, Rabu (8/5/2024).

“Dengan momen hari raya Haring Kaharingan diharapkan dapat memperkokoh rasa kebersamaan antar pemda dengan masyarakat, khususnya umat Hindu Kaharingan sehingga dapat terwujud persatuan dan kesatuan, kesejahteraan dan keadilan yang merata bagi umat Kaharingan di Kabupaten Gunung Mas,” kata Jaya.

Dia berharap hari raya Haring Kaharingan dapat menumbuhkembangkan kesadaran dan rasa memiliki suatu agama bagi umat Hindu Kaharingan, karena agama itu merupakan kebutuhan bathin dalam kehidupan kita sehari-hari.

“Hari raya Haring Kaharingan juga merupakan salah satu sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan/Ranying Hatalla,sekaligus membangun hubungan yang harmonis baik antar manusia dengan Tuhan, antar manusia dengan lingkungan,maupun antar manusia dengan sesamanya,”tutur Jaya.

Ditegasnya, kehidupan yang harmonis juga dapat terwujud apabila kita saling menghormati dan saling menjaga toleransi antar sesama.

Umat Hindu Kaharingan di Gumas untuk tahun-tahun selanjutnya agar dapat merayakan hari raya Haring Kaharingan ini disetiap keluarga,setiap majelis kelompok,majelis resort, majelis daerah sampai ke tingkat majelis besar.

“Jadikan hari raya ini sebagai bagian dari tata cara keagamaan Kaharingan yang diperingati pada bulan Mei setiap tahunnya, sehingga semua umat dan masyarakat tahu bahwa hari besar umat Hindu Kaharingan adalah hari raya Haring Kaharingan,” pinta Jaya.

Ia berharap kepada pengurus lembaga Hindu Kaharingan disetiap jajarannya agar hari raya Haring Kaharingan ini dapat diperingati dan dirayakan oleh umat Kaharingan, seperti layaknya hari-hari besar keagamaan lainnya.

Ketua panitia Nikie dalam laporannya mengatakan,tujuan kegiatan  guna mempererat persatuan dan kesatuan dalam satu ikatan untuk mencapai tujuan bersama.

Bersatu padu dengan kekuatan bersama membangun tempat untuk berlindung dari segala macam rintangan dan hambatan tanpa membedakan apapun.

“Berdiskusi tentang banyak hal, bersilaturahmi untuk mempererat persaudaraan, serta pantang mundur sebelum mampu memotong rantai kemiskinan dan kemelaratan,”ujar Niki.

Tema kegiatan Penyang Hinje Simpei Menuju Gumas Makmur dan Bermartabat. Sub tema Tingkatkan Mental Spiritual Wujudkan Dharma, Melalui Haring Kaharingan Kita Cipa Rasa dan Karsa.

Safari Haring Kaharingan yang dilakukan bupati [sesuai jadwal yang sudah ditetapkan], selanjutnya dilaksanakan di Kecamatan Kurun,Rungan Hulu, Rungan Barat, Manuhing, Manuhing Raya, Damang Batu,Kahayan Hulu Utara (Kahut) dan Miri Manasa.

Turut hadir, Wakil Bupati Efrensia L.P Umbing, unsur forkompimcam, Ketua MDAHK Gumas Naro, sejumlah pejabat  eselon III, Camat Tewah Hendra Surya, Damang Kepala Adat Kecamatan Tewah Evin T.Umbing dan tamu undangan lainnya. (Nov/Lsn)

 

 

 

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait