Handep Hapakat Fair 2026 Catat Transaksi Rp1,51 Miliar, Dorong Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan Pulang Pisau

Pulang Pisau, Media Dayak
 
Total transaksi kegiatan Handep Hapakat Fair 2026 yang berlangsung selama delapan hari, sejak 5 Juli sampai 12 Juli 2026 tercatat sebesar Rp1.510.357.600 (Satu miliar lima ratus sepuluh juta tiga ratus lima puluh tujuh ribu enam ratus) rupiahm
 
Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau tidak hanya menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
 
Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i mengatakan Handep Hapakat Fair telah menjadi wadah strategis untuk mempromosikan produk unggulan daerah sekaligus memperluas jaringan usaha para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
 
“Selama delapan hari pelaksanaannya, Handep Hapakat Fair telah sukses menjadi katalisator dalam mempromosikan produk unggulan, memperluas jejaring usaha, serta secara langsung menggerakkan roda perekonomian masyarakat kita,” ujar Ahmad Rifa’i saat menutup kegiatan di Stadion H.M. Sanusi, Minggu (12/7/2026) malam.
 
Ia mengungkapkan, sebanyak 207 pelaku UMKM ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Jumlah itu terdiri atas 111 UMKM yang menempati stand Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 36 UMKM peserta fasilitasi, 50 UMKM kaki lima, serta 10 UMKM yang menempati tenda berbayar.
 
Menurut Rifa’i, nilai transaksi yang menembus Rp1,51 miliar menjadi bukti tingginya aktivitas ekonomi selama pelaksanaan Handep Hapakat Fair. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan semakin bangkitnya ekonomi kerakyatan di Kabupaten Pulang Pisau melalui pemberdayaan sektor UMKM.
 
Selain menghadirkan pameran dan promosi produk lokal, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau juga menyediakan berbagai layanan bagi masyarakat, di antaranya Kios Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) “Hakadohop”, Gerakan Pangan Murah, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
 
Melalui berbagai program tersebut, Handep Hapakat Fair 2026 diharapkan tidak hanya memberikan dampak ekonomi jangka pendek, tetapi juga menjadi momentum memperkuat daya saing UMKM, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulang Pisau. (Alp/Lsn)