Gubernur Siap Dukung Pembangunan Pipa Gas Trans Kalimantan

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran audiensi dengan Kepala BPH Migas Fanshanrullah Asa dan rombongan di Istana Isen Mulang Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Kamis (11/7). (Media Dayak/Yanting).

Palangka Raya, Media Dayak

    Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran,menyatakan siap mendukung pembangunan pipa gas Trans Kalimantan yang akan dilaksanakan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi(BPH Migas)di seluruh wilayah Kalimantan.

“Tentu Kami mendukung rencana ini,sebab ketersediaan infrastruktur migas yang memadai sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan pembangunan di daerah ini”,terang Gubernur kepada media usai mengikuti audiensi BPH Migas bersama Pemerintah Provinsi Kalteng di Istana Isen Mulang, Rujab Gubernur Kalteng, Kamis (11/7).

Dalam kegiatan tersebut selain rombongan tim BPH Migas diikuti juga perwakilan DPR RI, DPD RI, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup pemerintahan provinsi Kalteng hingga perwakilan dari PT. Pertamina.

Dijelaskan dukungan tersebut diberikan selain karena banyak manfaat positif yang akan didapat, juga sebagai bukti pelaksanaan pembangunan di Indonesia dilakukan secara merata. Tidak hanya terfokus pada kota-kota besar seperti Jawa dan sekitarnya.

“Kami juga menilai rencana ini strategis, sebab bertepatan dengan rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan, yakni antara Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur yang tinggal menunggu keputusan akhirnya,” tegasnya.

Lebih lanjut pihaknya berharap para investasi yang ada di Kalteng, agar keberadaannya jangan menimbulkan ketimpangan sosial, tetapi justru sebaliknya mampu membantu pemerintah dalam hal pembangunan dan yang lainnya di daerah ini.

“Dengan apa disampaikan kepala BPH Migas tadi tentang apa yang didapatkan Kalteng, tentunya kami mendukung, terlebih rencana pembangunan pipa tersebut telah dibicarakan sejak tahun 2012, dan selain untuk negara Republik Indonesia, ya karena daerah juga ingin maju dan berkembang,” beber Gubernur.

Menurutnya, pembangunan di Indonesia memang harusnya dilakukan secara merata sejak dulu. Dengan pemerataan tersebut, tidak akan terjadi ketimpangan dalam pembangunan.

“Harapan kita dengan adanya proyek pembangunan pipa gas Trans Kalimantan, memberikan kemudahan kepada masyaralat dalam pemenuhan gas. Selain itu, pemerataan pembangunan di Kalimantan juga dapat dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa menjelaskan, pipa gas Trans Kalimantan yang akan dibangun memiliki panjang keseluruhan sekitar 2.000 KM. Pembangunan akan dilaksanakan melalui lelang berdasarkan Rencana Induk Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi Nasional.

Untuk itu menurutnya diperlukan komitmen bersama dari seluruh pihak, termasuk dari seluruh Gubernur yang ada di Kalimantan. Menindaklanjuti rencana itu,pihaknya akan melaksanakan focus group discussion (FGD) pada 31Juli-1Agustus 2019 mendatang.

“FGD di Kalteng ini merupakan yang ketiga, setelah sebelumnya digelar di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Setelah selesai, barulah FGD kembali digelar di Kalimantan Barat,” jelasnya.

Diungkapkan, FGD yang melibatkan 4 provinsi Kalimantan, dan Kalteng menjadi tuan rumah dipilih karena berpeluang dipilih sebagai tempat pemindahan ibu kota negara ke depan.

Pada FGD ketiga itu, diharapkan hadir seluruh Gubernur yang ada di Kalimantan, Bupati/Walikota se Kalimantan, pihak terkait, termasuk akademisi, sehingga kegiatan itu cukup besar.

“Guna membahas lebih lanjut tentang pemasangan pipa gas Trans Kalimantan. Nantinya juga akan dilakukan diskusi lanjutan bersama DPR RI, DPD RI, rektor seluruh perguruan tinggi hingga badan usaha se-Kalimantan”, tutupnya.(YM)