Gubernur Sampaikan Tiga Arahan Strategis Presiden

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran. (Media Dayak/Hms Prov)

Palangka Raya, Media Dayak

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran selaku Ketua Satuan Tugas Kalteng melalui tim komunikasi publik Gugus Tugas Kalteng menyampaikan kembali kepada bupati/wali kota Selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kabupaten/kota tentang Arahan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan kepada Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Covid-19 pada tanggal 27 Juli 2020.

“Ada 3 Arahan Strategis Presiden Joko Widodo yang selaras dan wajib ditindaklanjuti oleh masing-masing Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kabupaten/kota,” kata dr Astrid Teresa dari tim komunikasi publik Gugus Tugas Kalteng mewakili Gubernur Sugianto Sabran saat gelar press rilis perkembangan terbaru covid-19 di Kalteng, Selasa (28/7/2020).

Pertama, disebutkan integrasi kebijakan kesehatan dan kebijakan ekonomi agar seimbang, masing-masing daerah harus benar-benar memahami kondisi daerahnya berdasarkan data dan fakta lapangan sehingga kebijakan penanganan kesehatan yang diterapkan tidak mematikan secara total perekonomian masyarakat, disisi lain, kebijakan ekonomi benar-benar harus memperhatikan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. 

“Kedua, menurunkan angka kematian serendah-rendahnya dan meningkatkan angka kesembuhan setinggi-tingginya serta mengendalikan laju angka penularan covid-19. 

“Kabupaten yang sampai saat ini belum ada mesin PCR dan Laboratoriumnya agar memprioritaskan upaya pengadaannya, demikian juga dengan peningkatan kapasitas rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya dilakukan secara cepat dan tepat tanpa mengabaikan kualitasnya,” terang juru bicara tim komunikasi publik melalui live streaming facebook Mmctv Kalteng.

Ketiga, percepatan serapan stimulus penanganan covid-19. Anggaran refocusing dan anggaran lainnya yang sudah dicadangkan untuk covid-19 agar ditingkatkan penyerapannya. 

“Belanja pemerintah merupakan factor utama yang saat ini diharapkan dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi sehingga anggaran belanja pemerintah daerah dapat dilakukan percepatan penyerapannya sehingga terjadi perputaran ekonomi di masyarakat,” pungkas Gubernur melalui tim komunikasi publik. (Ytm/Lsn)