Gubernur Kalteng Ajak Generasi Milenial Dukung Penanganan Covid-19

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran saat memberikan paparan saat menggelar silaturahmi dan hasupa hasundau bersama generasi milenial, di Istana Isen Mulang, Kompleks Rumah Jabatan Gubernur Kalteng akhir pekan lalu. (Media Dayak/Hms Prov)
Palangka Raya, Media Dayak
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran mengajak generasi milenial Kalteng untuk selalu mematuhi protokol kesehatan covid-19, dalam rangka menekan angka penyebaran covid-19 di wilayah ini.
“Saya selalu mewanti-wanti (mengingatkan, red) dan mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalteng akan bahayanya covid-19. Kita harus disiplin menggunakan masker dan menjaga jarak. Meskipun kegiatan saya banyak kontak (bertemu langsung, red) dengan masyarakat, saya tetap disiplin menjaga diri saya,” tegas Gubernur Sugianto yang juga merupakan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng, dalam rilis Biro Protokol Dan Komunikasi Publik Setda Provinsi Kalteng yang diterima Media Dayak.id.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Sugianto saat menggelar silaturahmi dan hasupa hasundau bersama generasi milenial, di Istana Isen Mulang, Kompleks Rumah Jabatan Gubernur Kalteng akhir pekan lalu.
Pertemuan yang diselenggarakan dengan memperhatikan protokol kesehatan covid-19 ini diikuti para generasi milenial yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HIMA), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan Dewan Pengurus Mahasiswa (DPM) dari sejumlah perguruan tinggi di Palangka Raya.
Gubernur Sugianto mengungkapkan keprihatinannya akan permasalahan covid-19 yang melanda Indonesia, khususnya di Kalteng. “Saya selaku pemimpin sungguh prihatin dan sedih juga. Terlebih jika melihat angka kematian yang tinggi di Kalteng”, ungkap gubernur
Gubernur Kalteng pun mengungkapkan bahwa dirinya pun sudah berkali-kali menyurati bupati/wali kota mengenai pentingnya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan di masing-masing daerah.
“Kalau kita tidak sadar dengan bahayanya covid-19 maka kita akan selesai (tamat,red). Saya selalu mewanti-wanti kepada seluruh Bupati/Wali Kota se-Kalteng agar tidak pernah jenuh mengingatkan masyarakat tentang bahayanya covid-19,” kata orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini.
Lebih lanjut Sugianto menambahkan, “jika kita menjaga diri kita, berarti kita menjaga keluarga kita. Dengan menjaga keluarga kita berarti kita menjaga orang lain, menjaga masyarakat Kalteng umumnya. Kenapa ini menjadi penting, karena covid-19 ini berakhirnya kapan belum tahu. Apakah tahun 2020 atau 2021 itu bisa selesai, belum ada yang tahu,” ucap Sugianto Sabran. (Hms/Ytm/Lsn).