Gubernur Ikuti Rakor Persiapan New Normal

Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran didampingi pejabat terkait, saat mengikuti Rakor new normal bersama GTPPC19 melalui video conference di Istana Isen Mulang Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Jum’at (29/5).(Hms Prov)

Palangka Raya, Media Dayak

Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Sugianto Sabran mengikuti rapat koordinasi (rakor) melalui video conference dengan Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 (GTPPC19) Nasional, bertempat di Istana Isen Mulang,  Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Jum’at (29/5).

Rakor yang dipimpin oleh Ketua GTPPC19 Nasional, Letjen TNI Doni Monardo tersebut, diikuti 22 orang Gubernur dan 110 Bupati/Wali Kota se-Indonesia.

Selain Kepala Daerah, rakor ini diikuti juga oleh sejumlah Staf Ahli, Staf Khusus, Dirjen, dan Deputi Kementerian terkait.

Rakor tersebut, dilakukan dalam rangka untuk membahas persiapan Tata kehidupan baru masyarakat produktif dan mman dari Covid-19 (Tatanan Normal Baru atau New Normal) di 110 kabupaten/kota se-Indonesia.

Seperti diketahui, Presiden RI, Joko Widodo menegaskan, belum akan melonggarkan kebijakan PSBB yang berlaku di sejumlah daerah, namun Pemerintah akan terus melakukan pemantauan, berdasarkan data dan fakta di lapangan, untuk menentukan periode terbaik tahapan masyarakat kembali produktif dan tetap aman dari Covid-19.

“Kita lawan keberadaan Virus Covid tersebut dengan mengedepankan dan mewajibkan protokol kesehatan yang ketat yang harus kita laksanakan. Pemerintah akan mengatur agar kehidupan kita berangsur-angsur dapat kembali berjalan normal sambil melihat dan memperhatikan fakta-fakta yang terjadi di lapangan,”kata Presiden yang dikutip dari portal resmi Kementerian Sekretariat Negara.

“Keselamatan masyarakat tetap harus menjadi prioritas. Kebutuhan kita sudah pasti berubah untuk mengatasi risiko wabah ini. Itu keniscayaan, itulah yang oleh banyak orang disebut sebagai new normal atau tatanan kehidupan baru,”kata Presiden.

Diungkapkannya, kebijakan new normal atau tatanan normal baru tersebut rencananya terlebih dahulu akan diterapkan di 4 provinsi dan 25 Kabupaten/Kota se-Indonesia, yang nantinya apabila dinilai efektif akan diperluas ke daerah lain. Kota Palangka Raya termasuk salah satu dari 25 kabupaten/kota yang ditunjuk untuk persiapan penerapan tatanan normal baru tersebut.

Sehubungan dengan penunjukan Kota Palangka Raya tersebut, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, dalam rilis persnya Rabu, 27 Mei 2020 lalu telah meminta kepada Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin untuk dapat segera menyusun rencana aksi tatanan new normal di Kota Palangka Raya, agar implementasinya nanti dapat berjalan dengan efektif dan optimal.

Dalam Rakor tersebut, Gubernur Kalteng turut didampingi Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Dedi Prasetyo, Danrem 102/PJG Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, Sekretaris Daerah Fahrizal Fitri, dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah Provinsi. (Hms/YM)