Gubernur Agustiar Sabran: Gerakan Pangan Murah Wujud Kepedulian Pemerintah Bantu Masyarakat

SAPA WARGA BARITO UTARA-Usai upacara Hari Jadi ke 76 Kabupaten Barito Utara, Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran didampingi Bupati H Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan pejabat Provinsi langsung meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) dan menyapa masyarakat Barito Utara, di halaman kantor bupati, Senin (22/6/2026).(Media Dayak/Media Dayak)
Muara Teweh, Media Dayak
Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk rasa syukur Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada masyarakat Kabupaten Barito Utara yang sedang merayakan momen penuh kebahagiaan Hari Jadi ke-76,” ujar Gubernur H Agustiar Sabran saat menghadiri Gerakan Pangan Murah dalam rangka Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara dan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Muara Teweh, Senin (29/6/2026).
Dikatakannya, kegiatan Gerakan Pangan Murah menjadi wujud rasa syukur Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada masyarakat Kabupaten Barito Utara yang tengah merayakan hari jadi daerahnya.
Agustiar Sabran juga menyampaikan, meskipun nilai bantuan yang diberikan tidak terlalu besar, pemerintah berharap manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya kelompok ekonomi kecil.
“Kami berharap manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat Bumi Iya Mulik Bengkang Turan, terutama kalangan masyarakat ekonomi kecil, termasuk PNS golongan I dan II, PPPK, tenaga kebersihan, serta para buruh, agar dapat membeli bahan pokok dengan harga di bawah harga pasar melalui subsidi sebesar 30 persen,” katanya.
Menurut Gubernur, Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di tengah masyarakat pada seluruh kabupaten dan kota tanpa terkecuali.
Kegiatan tersebut juga menjadi implementasi visi dan misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk mewujudkan pembangunan yang semakin merata dan berkeadilan hingga ke wilayah pedalaman.
Agustiar Sabran menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tidak akan mengurangi komitmen pemerintah dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Efisiensi bukanlah halangan. Kami akan tetap mengutamakan program-program nyata yang menyentuh langsung masyarakat, bukan sekadar program kebijakan di atas kertas,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengajak seluruh unsur pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, kebersamaan merupakan kunci utama keberhasilan berbagai program pembangunan untuk mewujudkan Kabupaten Barito Utara dan Kalimantan Tengah yang semakin berkah, maju, sejahtera, dan bermartabat menuju Indonesia Emas 2045.
“Saya mengajak kita semua untuk terus bersinergi dan berkolaborasi. Karena itulah kunci utama menyukseskan berbagai program pembangunan demi mewujudkan Barito Utara dan Kalimantan Tengah yang semakin maju, sejahtera, dan bermartabat,” pungkas Agustiar Sabran.
Gerakan Pangan Murah tersebut mendapat sambutan antusias masyarakat. Berbagai komoditas kebutuhan pokok dijual dengan harga yang telah disubsidi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebesar 30 persen sehingga diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah.(Lna)