Sekda Kalteng Fahrizal Fitri bersama Kepala Diskominfo Kalteng Herson B. Aden, dan perwakilan penerima peralatan persandian dari 4 Kabupaten.(Media Dayak/Ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Empat kabupaten di provinsi Kalimantan Tengah menerima peralatan persandian dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Empat kabupaten tersebut adalah Kabupaten Kotawaringin Timur, Lamandau, Barito Utara, dan Pulang Pisau.
Penyerahan alat persandian tersebut diserahkan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran yang diwakili oleh Sekda Kalteng Fahrizal Fitri di Gedung Smart Province (GSP) Kalteng, Diskominfo, Kamis (12/12).
Sekda Kalteng mengatakan, penggunaan teknologi khususnya Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) pada instansi pemerintah saat ini berkembang sangat pesat menuju good governance dan juga sedang bertransformasi menuju implementasi egovernment.
“Dengan adanya perkembangan teknologi, informasi saat ini sangatlah mudah di salah gunakan maka perlu penerapan keamanan informasi yang pada hakekatnya berisi informasi yang perlu diberi jaminan keamanan, sehingga informasi tersebut tidak mudah dimanipulasi, dirusak, atau disalahgunakan,” kata Fahrizal.
Untuk mencegah kebocoran informasi yang sangat mungkin timbul pada saat pelaksanaan rapat terbatas/tertutup/rahasia. Dengan telah dikembangkannya teknologi untuk mendayagunakan telepon seluler dan atau peralatan komunikasi yang tanpa disadari dapat menjadi titik rawan bocornya informasi.
BSSN melakukan fungsi pengamanan dan perlindungan informasi milik pemerintah daerah dengan cara memberikan peralatan persandian, salah satunya alat pendukung utama (apu) yang dipakai dalam pengamanan pada rapat/pertemuan tertutup/terbatas/rahasia di lingkup pemerintah daerah dengan cara pengamanan sinyal teknik sandi.
Alat pendukung utama ini bersifat rahasia dan hanya boleh dikelola oleh pegawai negeri sipil yang telah mengikuti diklat sandiman di BSSN.
“Dari usulan Diskominfo provinsi Kalimantan Tengah sebanyak enam unit kepada pemda kabupaten/kota di kalimantan tengah, dapat terwujud/terpenuhi. Kami mengharapkan kepada kepala dinas kominfo kabupaten yang bersangkutan yang belum memiliki sandiman agar mengikut sertakan aparatur sipil negara untuk mengikuti diklat sandi yang dilaksanakan di bssn untuk tahun depan agar dapat melaksanaan kegiatan persandian di daerahnya,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Kalteng juga menyampaikan apresiasi kepada kepala dinas komunikasi informatika persandian dan statistik provinsi kalimantan tengah atas terwujudnya pelaksanaan kegiatan serah terima alat pendukung utama di enam kabupaten.
“Kabupaten Barito Selatan dan Kota Palangka Raya telah diserah terimakan pada 18 November 2019 di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, dan 4 (empat) kabupaten yaitu kabupaten kotawaringin timur, lamandau, barito utara, dan pulang pisau yang baru diserah dari pihak bssn dan pada hari ini,” pungkasnya.
Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Kalteng Ir. Herson B. Aden, M.Si menyebut kegiatan ini adalah merupakan kegiatan BSSN dalam rangka meningkatkan dan mendukung kegiatan persandian dalam rangka pengamanan informasi di lingkungan pemerintah kabupaten yang ada di Kalteng.
Kadis Kominfo Herson melaporkan beberapa hal tentang rangkaian kegiatan, yaitu: Kegiatan ini merupakan pembinaan berjenjang sesuai amanat undang-undang 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.
Tahun 2017-2018 pemerintah daerah yang telah diberikan peralatan persandian adalah kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Kapuas Dan Kabupaten Gunung Mas.
Hasil koordinasi dengan deputi bidang proteksi pemerintah, Kalteng mendapatkan tambahan peralatan persandian untuk 4 (empat) kabupaten yaitu kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Lamandau Dan Kabupaten Barito Utara.
Jumlah kabupaten yang telah mendapatkan peralatan persandian berjumlah 10 (sepuluh) kabupaten dari 14 (empat belas) kabupaten/kota.
Bulan oktober 2019 ini, Kalteng juga telah mendapatkan honey pot (peralatan yang berguna untuk mengurangi dampak serangan siber) pada data center. Kemudian, Desember 2019 juga menerima peralatan persandian spectrum analyser untuk kontra penginderaan (yang berguna untuk mencari dan menemukan kebocoran informasi di ruangan pimpinan).
“Semua peralatan tersebut bersifat pinjam pakai. Peralatan telah dikirimkan ke pemerintah kabupaten penerima,” pungkas Herson. (MMCK)













