Dunia Pers Gumas Berduka, Mantan Ketua PWI Walman Tristianto Tutup Usia

Kuala Kurun,Media Dayak
Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik di Kabupaten Gunung Mas (Gumas).Mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gumas periode 2015–2018, Walman Tristianto, dikabarkan meninggal dunia.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi insan pers, pejabat daerah, hingga masyarakat luas yang selama ini mengenalnya sebagai figur jurnalis tegas, dan berintegritas.
Semasa hidup, Walman Tristianto dikenal sebagai motor penggerak kemajuan pers di Gumas. Saat memimpin PWI, ia aktif mendorong peningkatan kualitas wartawan melalui berbagai pelatihan, penguatan kompetensi, serta penegakan etika jurnalistik. Di tangannya, arah organisasi semakin terstruktur dan berwibawa.
Tak heran, banyak pihak mengenang almarhum sebagai sosok yang konsisten menjaga profesionalisme dan independensi dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia tidak hanya menjadi pewarta, tetapi juga penjaga marwah pers.
“Almarhum bukan hanya wartawan, tapi jurnalis sejati yang dedikasinya akan selalu dikenang,” ujar salah satu wartawan PWI Gumas yang enggan disebutkan namanya.
Selain dikenal di dunia pers, almarhum juga memiliki peran penting dalam membangun sinergi antara media dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta berbagai elemen masyarakat. Perannya menjadikan pers sebagai jembatan informasi sekaligus kontrol sosial berjalan efektif di Gumas.
Ketua PWI Gumas, Arham Said, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya sosok yang ia sebut sebagai panutan tersebut.
“Kami keluarga besar PWI Kabupaten Gunung Mas sangat kehilangan. Almarhum adalah figur yang telah meletakkan fondasi kuat bagi organisasi ini. Semangat, integritas, dan komitmennya terhadap profesi wartawan menjadi teladan bagi kami semua,”ungkap Arham.
Arham menegaskan, kontribusi almarhum dalam membina wartawan dan menjaga kehormatan organisasi akan terus dikenang dan dilanjutkan oleh generasi penerus.
“Almarhum tidak hanya memimpin,tapi juga membimbing. Banyak wartawan lahir dan berkembang berkat sentuhan beliau. Ini menjadi tanggung jawab kami untuk melanjutkan perjuangan tersebut,”tegas Arham.
Arham pun mengajak seluruh insan pers untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
“Selamat jalan kawan kami. Jasa dan pengabdianmu akan selalu hidup dalam setiap langkah kami di dunia jurnalistik,”tutup Arham.
Sebagai informasi, selain kiprahnya di dunia jurnalistik, Walman Tristianto juga pernah menjabat sebagai Ketua Bawaslu Gumas periode 2018–2023, menegaskan perannya yang luas dalam menjaga demokrasi dan integritas publik di daerah. Almarhum Walman Tristianto meninggal dunia pada Selasa (24/3/2026) malam.(Nov/Lsn)