Dukung Program Food Estate Pemkab Barut Siapkan Lahan di Lima Kecamatan

BAHAS PROGRAM FOOD ESTATE-Dinas instansi terkait lingkup Pemkab Barito Utara membahas terkait lahan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, di aula BappedaLitbang, Jumat (19/3/2021).(Media Dayak:Diskominfosandi)

Muara Teweh, Media Dayak

Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) menggelar rapat terkait ketersediaan lahan area Food Estate yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat.

Rapat yang dilaksanakan di aula BappedaLitbang dipimpin Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan H Rahmat Muratni, didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Suparmi dan Kepala Bappedalitbang Muhlis, Kadis PUPR M Iman Topik dan leading sektor terkait lainnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H Rakhmat Muratni, dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa sesuai arahan dan petunjuk Bupati Barito Utara H Nadalsyah bahwa dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Pemkab Barito Utara akan mengusulkan 40.000 hektar lahan untuk dijadikan kawasan food estate.

“Kita petakan dulu wilayah mana nantinya yang dapat disiapkan sebagai area food estate. Dan agar areal yang kita disiapkan nantinya benar-benar sesuai dan tidak tumpang tindih dengan kawasan lainnya, kata Rahmad Muratni.

Kadis PUPR Barito Utara M Iman Topik menyampaikan bahwa dalam peta kawasan yang dibuat untuk rencana strategis kawasan food estate terdapat di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Teweh Baru, Teweh Timur, Teweh Selatan, Gunung Timang, dan Gunung Purei.

“Bisa juga kita tambahkan untuk areal Desa Lemo di sekitar Dusun Durian Ramba. Rencananya, di kawasan tersebut terdiri dari kawasan untuk holtikultura, perkebunan, pemukiman penduduk, dan tanaman pangan lainnya,” kata Kadis PUPR M Iman Topik.

Kepala Bappedalitbang, Muhlis mengatakan bahwa sesuai dengan penyelarasan keinginan Bupati, dari 40.000 hektar yang direncanakan, 10.000 hektar akan difokuskan di Desa Lemo.

“Kita rencanakan diarea sepanjang jalan Lemo-Durian Ramba. Itu akan mempercepat perkembangan daerah tersebut, beriringan dengan jalan yang sedang dibangun,” jelas Muhlis.

Hal tersebut juga kata Muhlis sejalan dengan keinginan Bupati untuk mengkoneksikan Jalan Lemo-Palangkaraya. Dimana nantinya akan terkoneksi jalan yang menghubungkan Ibu Kota Provinsi Kalteng-Ibu Kota Kabupaten Barito Utara-Ibu Kota Negara yang baru.

“Kita selaraskan keinginan Bupati Barito Utara H Nadalsyah, sesuai dengan aturan yang ada dan dengan hal-hal yang mendukung program tersebut,” ungkap Muhlis.

Sementara dari Dinas Pertanian Barito Utara menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk mensukseskan program Food Estate khususnya dalam hal teknis terkait budidaya tanaman dan hal teknis lainnya.

Asisten Sekda H Rahmad Muratni menyimpulkan bahwa dengan dimatangkan pemetaan dari rencana strategis kawasan Food Estate, Pemkab Barito Utara akan secepatnya mengusulkannya kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Dari 40.000 hektar yang direncanakan akan diketahui berapa luasan di setiap kecamatan yang akan dijadikan kawasan Food Estate di wilayah Kabupaten Barito Utara,” kata Rahmat Muratni.(lna/Aw)