Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Bangkal Pantau Perkembangan Jagung Kelompok Tani MBMH

Kuala Pembuang, Media Dayak 

Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Desa Bangkal, Briptu Berliano Rashed Loebby, S.H., turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan tanaman jagung yang dikelola oleh Kelompok Tani “Menabur Benih Menuai Hasil” (MBMH). Kegiatan pengecekan dilaksanakan pada Sabtu pagi, 14 Februari 2026, pukul 09.30 WIB, di lahan seluas 0,5 Hektar yang berlokasi di Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, dengan titik koordinat -2.545312°,112.508781°.

Bacaan Lainnya

Didampingi oleh Sdr. Tarko selaku petani MBMH, Briptu Berliano melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan bibit jagung yang telah ditanam. Berdasarkan hasil pemantauan, bibit jagung jenis BISI 18 yang ditanam pada tanggal 3 Januari 2026 menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik. Saat ini, tinggi tanaman jagung telah mencapai ukuran 80 cm hingga 100 cm.

“Alhamdulillah, perkembangan jagung di lahan seluas setengah hektar ini sangat bagus. Ini membuktikan bahwa kesuburan tanah di Desa Bangkal sangat mendukung untuk program ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung,” ujar Briptu Berliano di sela-sela kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Bangkal juga menyampaikan sejumlah imbauan kepada pengelola lahan. Ia mengingatkan agar para petani senantiasa berkoordinasi dengan pihak terkait apabila menemui kendala dalam proses penanaman maupun perawatan tanaman.

“Saya minta kepada pengelola lahan Ketahanan Pangan MBMH atau petani kebun agar selalu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau instansi terkait lainnya. Apabila ada kendala dalam hal penanaman maupun hal lainnya yang berkaitan dengan penanaman bibit jagung, segera sampaikan agar bisa segera dicarikan solusi,” pesannya.

Dijelaskan lebih lanjut, saat ini lahan yang sudah tertanam mencapai 0,5 hektar dari total rencana 2 hektar. Hal ini dikarenakan lahan seluas 1 hektar lainnya masih dalam proses pemanfaatan secara bertahap. Kelompok tani MBMH optimis dapat merealisasikan seluruh lahan yang direncanakan.

Sementara itu, berdasarkan koordinasi dengan Sdr. Tarko selaku petani MBMH, tanaman jagung yang saat ini tumbuh subur diperkirakan akan memasuki masa panen pada bulan April 2026 mendatang.

“Setelah kami koordinasi dengan Pak Tarko, untuk lahan bibit jagung seluas setengah hektar yang ditanam pada 3 Januari lalu, diperkirakan panen raya akan dilaksanakan pada bulan April nanti. Kita doakan bersama agar hasilnya melimpah dan bermanfaat bagi ketahanan pangan di Seruyan,” tambah Briptu Berliano.

Kegiatan pemantauan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri, khususnya Polres Seruyan, dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Dengan pendekatan humanis dan pendampingan langsung kepada petani, diharapkan swasembada pangan di Kabupaten Seruyan dapat terwujud.

Kelompok Tani “Menabur Benih Menuai Hasil” pun mengapresiasi kehadiran dan pendampingan dari Bhabinkamtibmas yang selalu memantau perkembangan lahan pertanian mereka. Sinergi antara Polri dan petani ini diharapkan terus terjalin demi kemajuan sektor pertanian di Bumi Gawi Hatantiring.(Hms/ Lsn)

image_print

Pos terkait