DPRD: Kebun Plasma Harus Mampu Sejahterakan Petani

Anggota DPRD Gumas Rayaniatie Djangkan. (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Anggota DPRD Gunung Mas (Gumas) Rayaniatie Djangkan menekankan pentingnya kebun plasma harus dapat meningkatkan kesejahteraan petani plasma.

Ia juga menegaskan kebun plasma sudah menjadi kewajiban perusahaan kepada masyarakat disekitarnya.

“Sebagaimana regulasi yang sudah ada, bahwa perusahaan perkebunan sawit harus menyiapkan 20 persen dari luasan kebun inti untuk dijadikan kebun plasma,”ujar Raya, Senin (10/6/2024).

Wakil rakyat dapil I itu menyebut kebun plasma yang dibangun perusahaan harus benar-benar dapat meningkatkan kesejahteraan petani plasma.

“Sistem kemitraan kebun plasma ini sangat baik dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi petani.Keuntungannya tidak hanya diperoleh perusahaan,tapi juga masyarakat di sekitar perusahaan,”kata Raya.

Lagislator PAN itu mengingatkan masyarakat di sekitar disekitar perusahaan untuk tidak pasif,tapi harus aktif sehingga memperoleh kemanfaatan dari hadirnya perusahaan perkebunan.

“Dalam sistem kemitraan kebun plasma, harus terjalin komitmen yang kuat antara pihak perusahaan dengan masyarakat sekitar untuk sama-sama memperoleh keuntungan,”serunya.

Perlu diketahui, beberapa perusahaan besar swasta perkebunan sawit di Gumas sudah melaksanakan kewajibannya membangun kebun plasma untuk masyarakat. Seperti PT.ATA, PT.BAP, PT.PMM, PT.BMB dan perusahaan perkebunan lainnya.

Kebun plasma memang tidak bisa dinikmati [dipanen] dalam waktu 1-2 tahun, melainkan 4-5 tahun sudah bisa dirasakan hasilnya, sehingga dibutuhkan kesabaran dan keuletan dari petani plasma untuk merawat kebun plasma dengan sebaik-baiknya dan tidak menjual kebun sawitnya ke orang lain.(Nov/Lsn)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait