DPRD Kalteng Tekankan Stabilitas Harga TBS Sawit untuk Lindungi Petani

Anggota DPRD Provinsi Kalteng  Hero Harapanno Mandouw. (Media Dayak/DPRD Kalteng)

 
Palangka Raya, Media Dayak 
 
DPRD Kalteng menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit agar manfaat kenaikan harga benar-benar dirasakan oleh para petani. Stabilitas dinilai menjadi faktor penting dalam memberikan kepastian pendapatan bagi petani, khususnya petani swadaya.
 
Sekretaris Komisi II DPRD Kalteng, Hero Harapanno Mandouw, mengatakan tren kenaikan harga TBS yang terjadi saat ini merupakan kabar baik bagi sektor perkebunan sawit di Kalteng. Menurutnya, kondisi tersebut harus dijaga agar tidak kembali diwarnai fluktuasi yang dapat merugikan petani.
 
“Kami sangat bersyukur harga TBS mulai naik. Ini tentu menjadi kabar baik bagi petani, khususnya petani lokal dan swadaya. Namun, yang paling krusial saat ini adalah bagaimana menjaga agar harga ini tetap stabil,” terangnya, Rabu (15/7/2026) 
 
Hero menjelaskan, sektor kelapa sawit masih menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat di berbagai wilayah Kalteng. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menjaga iklim usaha yang kondusif agar tren positif harga TBS dapat terus berlanjut.
 
Ia menilai, harga yang stabil akan memberikan kepastian bagi petani dalam mengelola kebun, meningkatkan produktivitas, serta menopang kebutuhan ekonomi keluarga. Sebaliknya, fluktuasi harga yang terlalu tinggi berpotensi menghambat keberlanjutan usaha perkebunan rakyat.
 
“Manfaatnya harus merata. Jangan sampai kebijakan kenaikan ini hanya manis di atas kertas, tetapi harus benar-benar menyentuh dan dirasakan langsung oleh petani di lapangan,” tegasnya.
 
Politisi Partai Demokrat Kalteng ini, mendorong agar pengawasan terhadap implementasi harga TBS terus diperkuat sehingga harga yang telah ditetapkan dapat diterima petani sesuai ketentuan. 
 
“Dengan demikian, kenaikan harga tidak hanya menjadi kebijakan administratif, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani sawit di Kalteng,” tutupnya.(Ytm/Lsn)