DPRD Kalteng Soroti Pengawasan Infrastruktur Jalan Nasional

Anggota DPRD Provinsi Kalteng Abdul Hafid .(Media Dayak/Ist)
Palangka Raya, Media Dayak
DPRD Kalteng meminta pemerintah memperkuat pengawasan terhadap kondisi infrastruktur jalan nasional di wilayah Kalteng menyusul ambruknya box culvert di Kilometer 11 ruas Jalan Trans Kalimantan jalur Kasongan–Kereng Pangi, Kabupaten Katingan belum lama ini.
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Abdul Hafid, mengatakan pengawasan rutin perlu dilakukan agar potensi kerusakan pada jembatan maupun box culvert dapat terdeteksi lebih awal. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mencegah gangguan terhadap aktivitas masyarakat dan distribusi barang.
Ia meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah segera melakukan investigasi sekaligus inventarisasi menyeluruh terhadap kondisi jembatan dan box culvert di sepanjang ruas jalan nasional, terutama yang berada di kawasan rawan erosi maupun bantaran sungai.
“Masih terlihat jembatan yang sebenarnya masih layak justru dibongkar atau direnovasi. Seharusnya ada data kualitas yang menjadi dasar penentuan prioritas perbaikan,” ungkap Hafid, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, pemerintah perlu memiliki basis data yang akurat mengenai usia, kondisi, dan tingkat kelayakan setiap infrastruktur agar penentuan prioritas rehabilitasi dilakukan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, bukan sekadar perkiraan.
Selain pengawasan terhadap infrastruktur, Hafid juga menyoroti pentingnya penindakan terhadap kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) yang dinilai mempercepat kerusakan jalan dan jembatan.
Ia berharap langkah pengawasan yang lebih komprehensif mampu menjaga kualitas infrastruktur sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Kalteng.(Ytm/Lsn)