DPRD Kalteng Dukung Pembangunan Kereta Api untuk Perkuat Hilirisasi dan Kurangi Kerusakan Jalan

Anggota DPRD Provinsi Kalteng Bambang Irawan. (Media Dayak/Ist)
 
Palangka Raya, Media Dayak 
 
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan, mendukung rencana pembangunan jalur kereta api di Kalimantan yang diusulkan masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). 
 
Menurutnya, keberadaan moda transportasi tersebut akan menjadi solusi jangka panjang untuk mendukung hilirisasi sumber daya alam sekaligus mengurangi beban infrastruktur jalan.
 
Diakui, gagasan pembangunan kereta api sebenarnya telah muncul sejak lama, tepatnya pada masa kepemimpinan Gubernur Kalteng periode 2005-2015. Sejak awal, konsep yang dirancang memang difokuskan untuk mendukung distribusi logistik dan pengangkutan hasil sumber daya alam dari wilayah produksi menuju kawasan hilirisasi.
 
“Konsep pembangunan kereta api ini sejak awal memang diarahkan untuk angkutan logistik dan sumber daya alam dari hulu ke hilir. Dari sisi ekonomi sangat potensial dan menjadi kebutuhan daerah dalam mendukung pengembangan industri hilir,” katanya, Rabu (10/6/2026).
 
Ia menjelaskan, selama ini aktivitas distribusi hasil tambang, perkebunan, dan berbagai komoditas unggulan masih bertumpu pada jalur darat yang sebagian besar menggunakan jalan umum. Kondisi tersebut tidak hanya mempercepat kerusakan infrastruktur, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik antara masyarakat dan perusahaan pengguna jalan.
 
Karena itu, DPRD Kalteng memandang pembangunan jalur kereta api dapat menjadi alternatif transportasi yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
 
Selain mendukung proyek tersebut, Bambang juga mengingatkan pemerintah agar menyiapkan perencanaan yang matang, terutama terkait aspek pembiayaan. Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur strategis harus tetap mempertimbangkan kemampuan fiskal negara dan manfaat yang diterima masyarakat.
 
“Kami mendukung apabila proyek ini menjadi bagian dari PSN, namun pembiayaannya harus dikaji secara cermat. Jangan sampai menimbulkan beban yang berdampak kepada negara maupun masyarakat di kemudian hari,” tegasnya.
 
Ia optimistis keberadaan jalur kereta api akan membuka akses ekonomi baru, memperkuat daya saing daerah, serta memperlancar distribusi komoditas unggulan Kalteng. Pada akhirnya, pembangunan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Ytm/Lsn)