DPRD Ingatkan OPD Terkait, Buat Pelatihan untuk Lulusan SMA/SMK agar Memiliki Skill Modal Mencari Kerja

Ketua Komisi III DPRD Gumas Iceu Purnamasari.(Media Dayak/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Dorongan keras datang dari DPRD Gunung Mas (Gumas) kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Gumas terkait, agar tidak lagi berjalan di tempat dalam menyiapkan masa depan generasi muda. Lulusan SMA dan SMK dinilai masih menghadapi tantangan serius di dunia kerja akibat minimnya keterampilan praktis yang sesuai kebutuhan industri.
Ketua Komisi III DPRD Gumas, Iceu Purnamasari menegaskan, pelatihan kerja bukan sekedar program formalitas atau kegiatan seremonial tahunan. “Lebih dari itu, pelatihan harus dirancang tepat sasaran, berbasis kebutuhan pasar kerja, dan mampu membekali lulusan dengan skill nyata yang bisa langsung digunakan untuk bersaing,” kata Iceu, Kamis (16/4/2026) melalui aplikasi pesan.
“Jangan sampai lulusan SMA/SMK hanya mengandalkan ijazah tanpa keterampilan. Dunia kerja hari ini menuntut kompetensi, bukan sekedar gelar,” tegas Iceu dengan nada serius.
Menurut Iceu, OPD terkait seperti dinas tenaga kerja dan dinas pendidikan harus berani melakukan terobosan. Program pelatihan harus diperbanyak, diperluas, dan dipastikan relevan, mulai dari keterampilan teknis, digital, hingga kewirausahaan. Tanpa itu, angka pengangguran usia muda di Gumas dikhawatirkan terus meningkat.
Iceu juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan dunia usaha dan industri. Pelatihan yang terhubung langsung dengan kebutuhan perusahaan dinilai jauh lebih efektif dibandingkan program yang hanya berbasis teori.”Skema magang, sertifikasi kompetensi, hingga pelatihan berbasis proyek sebagai langkah konkret yang harus segera diimplementasikan,”tegas Iceu.
“Kalau ingin serius menekan pengangguran, maka pelatihan harus link and match dengan dunia kerja. Jangan lagi asal jalan,” serunya.
Tak hanya itu,Iceu juga mengingatkan agar program pelatihan benar-benar menjangkau lulusan yang membutuhkan, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil. ”Pemerataan akses menjadi kunci agar tidak ada generasi muda yang tertinggal,”imbuhnya.
Iceu berharap OPD terkait segera bergerak cepat dan tidak menunda langkah strategis. Masa depan generasi muda dipertaruhkan, pelatihan keterampilan adalah salah satu kunci utama membuka pintu kesempatan kerja.
“Lulusan SMA/SMK di Gunung Mas ini harus naik kelas, dari pencari kerja biasa menjadi tenaga siap pakai yang kompeten dan berdaya saing tinggi. Tanpa itu, mimpi besar menciptakan generasi produktif hanya akan tinggal wacana,” tegas Iceu menutup. (Nov/Aw)