DPRD Dukung Pantauan Proyek Oleh DPU

Ketua DPRD Gumas Akerman Sahidar. (Media Dayak/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun, Media Dayak

Ketua DPRD Gunung Mas (Gumas) Akerman Sahidar mendukung pantauan proyek pembangunan dari Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2022 baru-baru ini oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Gumas Baryen

“Pengawasan pelaksanaan proyek pembangunan oleh Dinas Pekerjaan Umum sangat tepat untuk memastikan pekerjaan dilaksanakan tepat waktu, tepat guna dan tepat mutu,” ujar Akerman, Rabu (26/10).

Dia berkata, pekerjaan yang dilaksanakan dengan tepat waktu, tepat guna dan tepat mutu akan memberi impact (dampak) positif bagi masyarakat.

“Pembangunan yang dilaksanakan harus memberi kemanfaatan yang nyata bagi masyarakat dan kemajuan Kabupaten Gunung Mas. Pekerjaan proyek harus sesuai standar dan norma yang berlaku. Jangan sampai masyarakat dan negara dirugikan,” kata Aker.

Aker berharap DPU terus menjalin komunikasi dengan kontraktor untuk memastikan pekerjaan di genjot dengan baik guna menghindari keterlambatan. Evaluasi oleh DPU untuk memastika pekerjaan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

Kepala DPU Gumas Baryen bersama Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Bambang Jaya baru-baru ini memantau proyek pembangunan dari Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2022.

“Kami memantau progress pekerjaan pembangunan Jembatan Sei Karungen di Jalan Perintis Kelurahan Tewah Kecamatan Tewah, serta memantau progress pekerjaan pemeliharaan berkala ruas jalan Desa Batu Nyiwuh-Sei Riang,” kata Baryen, Jumat (21/10) lalu.

Selanjutnya memantau progress pekerjaan proyek multiyear peningkatan ruas jalan Tumbang Miri-Tumbang Sian-Tumbang Napoi.

Memantau progress pekerjaan perbaikan jembatan di Sei Manyoi dan pemasangan jembatan bailey atau jembatan semi permanen di Desa Masukih. Pembangunan jalan lingkungan dan pembangunan rumah ibadah Balai Kaharingan dan gereja di Napoi.

Hasil pantauan, dikatakan Baryen beberapa pekerjaan mendasar pembangunan Jembatan Sei Karungen sudah berjalan. Pembuatan abutment disisi hulu sudah dikerjakan, disisi hilir sedang dalam proses pengerjaan dan dalam waktu dekat akan selesai. Mobilisasi rangka jembatan sedang dalam proses. 

Pekerjaan pemeliharaan berkala ruas jalan Desa Batu Nyiwuh-Sei Riang sepanjang kurang lebih 12 kilometer. Jenis pekerjaan yang dilakukan adalah pengaspalan. Badan jalan yang sudah diaspal sepanjang 2,145 kilometer.

Beberapa kondisi di lapangan harus dipacu dan pihak kontraktor diminta menggenjot pekerjaan agar selesai sesuai waktu yang sudah ditetapkan.

“Badan jalan yang tidak diaspal penanganannya bersifat fungsional, hanya agregat saja namun bisa dilewati dengan lancar. Tahun depan masuk usulan tambahan untuk diaspal,” ujar Baryen.

Sambung dia, untuk peningkatan ruas jalan Tumbang Miri-Tumbang Sian-Tumbang Napoi beberapa kendala ditemui dan pihaknya mengingatkan kontraktor untuk memacu pekerjaan. Dituntut komitmen kuat dari kontraktor untuk menyelesaikan pekerjaan secepatnya.

Jembatan di Sei Manyoi dan pemasangan jembatan bailey di Desa Masukih progressnya tinggal pemasangan lantai jembatan dari kayu. Pihaknya optimis dalam waktu tidak lama akan rampung.

Kemudian dua paket pekerjaan pembangunan jalan lingkungan di Napoi, satu sudah kelar dan satunya dalam pengerjaan. Balai Kaharingan dan gereja juga dalam pengerjaan, diharapkan dalam waktu tidak lama akan selesai. (Nov/Aw)