DPRD Dorong Pemda Prioritaskan Peningkatan Pendidikan di Wilayah Terpencil

 
Anggota DPRD Provinsi Kalteng Siti Nafsiah (DPRD Kalteng)
 
Palangka Raya, Media Dayak 
 
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng Siti Nafsiah, mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk terus meningkatkan perhatian terhadap sektor pendidikan, khususnya di wilayah pelosok dan terpencil. 
 
Menurutnya, pendidikan di wilayah pedalaman masih menghadapi banyak tantangan, seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya tenaga pengajar, serta minimnya akses ke teknologi dan infrastruktur pendukung. Kondisi ini berpotensi memperlebar kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.
 
“Pendidikan adalah hak dasar yang harus dinikmati oleh semua anak, tanpa memandang lokasi geografis. Kami mendesak Pemda untuk menjadikan peningkatan akses dan kualitas pendidikan di pelosok sebagai prioritas utama,” ujarnya, Senin (7/10/2024)
 
Ia juga meminta Pemda untuk mengalokasikan anggaran yang lebih memadai untuk sektor pendidikan di daerah terpencil. Selain itu, perlu adanya program-program strategis seperti peningkatan kualitas guru melalui pelatihan, pembangunan dan renovasi sekolah, serta pengadaan alat-alat penunjang belajar yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
 
Dalam jangka panjang, pemanfaatan teknologi seperti program pendidikan berbasis digital dinilai sebagai solusi untuk menjembatani kesenjangan pendidikan di daerah terpencil. Dengan bantuan teknologi, siswa di pelosok diharapkan dapat mengakses materi pelajaran yang sama dengan siswa di perkotaan.
 
“Disisi lain, pentingnya kerjasama antara Pemda, pemerintah pusat, dan pihak swasta dalam memajukan pendidikan di wilayah pedalaman. Kolaborasi yang kuat dan komitmen yang konsisten diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di pelosok Kalteng,” tutupnya (YM/Lsn)