DPRD Berharap Dana BLT Inflasi Dibelikan Sembako

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, H Hanafi.(Media Dayak/Ist)
Kasongan, Media Dayak
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, H Hanafi sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan yang memberikan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak inflasi kepada masyarakat Katingan, terutama kepada 1.200 orang keluarga tidak mampu yang diserahkan oleh Bupati Katingan Sakariyas secara simbolis, Senin pagi (11/9), tadi di Unit Pelayanan Kas Bank Kalteng cabang Kasongan.
Meskipun hanya Rp 500 ribu per kepala keluarga (kk) untuk dua bulan, namun setidaknya dapat sedikit membantu mereka. “Kalau kita nilai dengan uang Rp 500 ribu itu kecil nilainya. Namun, jika kita belikan untuk sembilan kebutuhan bahan pokok (sembako) dapat membantu konsumsi satu keluarga untuk beberapa hari,” kata H Hanafi.
Pada fasarnya, dirinya berharap kepada penerima BLT dampak inflasi yang sudah menerimanya agar uang yang diterima tersebut digunakan untuk membeli sembako dan kebutuhan lainnya. “Sehingga benar-benar terasa mamfaatnya,” ujar legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.
Terkait dengan pemberian BLT dampak inflasi dimaksud, dirinya berharap yang menerima tidak hanya keluarga tidak mampu yang bertempat tinggal di Kelurahan saja, tapi yang tinggal di desa-desa juga diberikan. Karena, masyarakat di pedesaan juga ikut terkena dampak dari inflasi di tahun 2023 ini.
Kalau kita total jumlah masyarakat kurang mampu di Katingan yang tinggal di desa menurutnya, lebih banyak dari pada jumlah masyarakat kurang mampu yang tinggal di kelurahan. Untuk di Kabupaten Katingan ini jumlah desanya sekitar 154 desa. Sedangkan kelurahan hanya berjumlah sekitar 7 kelurahan,” sebutnya.
Selanjutnya, meskipun sangat mengapresiasi kepada Pemkab Katingan dan juga pemerintah pusat atas pemberian BLT serta sejumlah BLT lainnya, namun dirinya mengusulkan kepada Pemkab setempat, ke depan mereka diberikan bantuan non tunai atau berupa fasilitas atau peralatan. Kemudian, dengan peralatan itulah menjadi modal untuk mereka berusaha. “Ibaratnya, mereka diberikan kail untuk memancing ikan,” usul anggota dewan asal dapil Katingan I yang meliputi wilayah Kecamatan Katingan Hilir, Tewang Sangalang Garing dan Pulau Malan ini. (Kas/Lsn)