DPRD Barito Utara Soroti Pentingnya Validitas Data Tenaga Kerja untuk Tekan Pengangguran

Anggota DPRD Barito Utara Adi Fran Aji
Muara Teweh, Media dayak
Hal tersebut disampaikannya saat menanggapi langkah Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop UKM) Barito Utara dalam memperkuat pembenahan data ketenagakerjaan, Jumat (17/4) di Muara Teweh.
Menurut Edi Fran Aji, data yang akurat menjadi kunci utama agar program-program pemerintah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. “Kami sangat mendukung upaya pembenahan data tenaga kerja. Validitas data ini sangat penting, karena menjadi dasar dalam menyusun kebijakan, terutama untuk menekan angka pengangguran di Barito Utara,” ujarnya.
Ia menilai, tanpa data yang valid dan terbarukan, pemerintah akan kesulitan dalam memetakan kebutuhan tenaga kerja maupun menyusun program penyerapan tenaga kerja yang optimal. Selain itu, ia juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak perusahaan dalam memastikan data ketenagakerjaan selalu diperbarui.
“Perlu ada kesadaran bersama, baik dari pencari kerja maupun perusahaan, untuk aktif melaporkan kondisi ketenagakerjaan. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegas politisi Partai Nasdem DPRD Barito Utara ini.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa ketidaksinkronan data dapat berdampak pada kebijakan yang tidak tepat sasaran, sehingga berpotensi menghambat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia pun mengapresiasi langkah Disnakertranskop UKM yang terus mendorong pembaruan data tenaga kerja, termasuk mengimbau pemegang kartu AK-1 untuk melaporkan status pekerjaan mereka.
Dengan adanya pembenahan data yang berkelanjutan, DPRD Barito Utara berharap program-program unggulan daerah, khususnya di sektor ketenagakerjaan, dapat berjalan lebih efektif dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Barito Utara.(Lna/Aw)