DPKPP Kalteng Penyuluhan dan Pengawsan Kualitas Lingkungan Sehat Perumahan

BERSAMA SEKDIS PKPP-Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (RKPP) Barito Utara foto bersama Sekdis PKPP Kalteng usai kegiatan penyuluhan dan pengawasan kualitas lingkungan sehat perumahan, di aula Kecamatan Teweh Tengah, Rabu (11/3).(Media Dayak:Lana)
Muara Teweh, Media Dayak
Dinas Perumahan,Kawasan Pemukiman dan Pertanahan(DPKPP)Provinsi Kalimantan Tengah(Kalteng)bekerjasama dengan Dinas Perumahan Rakyat,Kawasan Pemukiman dan Pertanahan(RKPP)Barito Utara melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pengawasan kualitas lingkungan sehat perumahan, di aula Kecamatan Teweh Tengah, Rabu (11/3).
Kepala Dinas PKPP Kalteng Leonardo S Ampung melalui Sekdis PKPP Kalteng ibu Eridani dalam sambutannya mengatakan berasarkan data Dinas PKPP Kalteng rumah tidak layak huni di Kabupaten Barito Utara sebanyak 5.631 unuit rumah, backlog hunian 2.892 dan backlog kepemilikan 7.646.
Terkait hal itu katanya, dilaksanakan penyuluhan tentang pendataan rumah tidak layak huni(RTLH)dan persyaratan rumah tidak layak huni, standar lingkungan sehat perumahan dan kawasan pemukiman, peningkatan sanitasi untuk mendukung penurunan stunting dan pengembangan wirausaha dalam rangka peningkatan pendapatan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Pemprov Kalteng jelasnya memang bahwa rumah yang sehat dengan lingkungan yang sehat merupakan hal yang sangat penting untuk menunjang kehidupan masyarakat di wilayah Kalimantan Tengah.
Tujuannya kata dia yang diharapkan dari penyuluhan ini adalah menumbuh kembangkan kesadaran diri masyarakat akan pentingnya menempati rumah yang sehat dan memelihara lingkungan sehat.
Besar harapan kami melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran diri masyarakat bahwa dengan menerapkan pola hidup sehat akan memberikan manfaat yang positif bagi kesehatan pribadi, keluarga dan masyarakat,” kata Eridani.
Sementara, Bupati Barito Utara H Nadalsyah dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Kepala Dinas RKPP Barito Utara H Yaser Arapat mengartakan tanggungjawab yang begitu besar dalam mewujudkan hunian layak bagi seluruh masyarakat tak akan dapat diselesaikan tanpa ada didukung oleh adanya sinergitas anatan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pelaku pembangunan perumahan dan kawasan pemuliman.
“Apalagi dengan kenyataan bahwa semakin kompleksnya persoalan perumahan dan kawasan pemukiman di indonesia, maka asangat diperlukan perhatian pemerintah pusat, dprovinsi dan kabupaten dalam meningkatkan penyelenggaraan perumahan dan kawasan pemukiman,” kata Yaser.
Melalui kesempatan tersebut, bupati berharap kepada peserta untuk dapat berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini untuk memberikan sumbang saran dan masukan untuk peningkatan pelaksanaan dan capaian sasaran pembangunan perumahan rakyat demi terwujudnya hunian yang layak khususnya di Kabupaten Barito Utara.(lna)