Anggota DPRD Provinsi Kalteng Sutik .(Media Dayak/DPRD Kalteng)
Palangka Raya, Media Dayak
DPRD Provinsi Kalteng mendorong pemerintah daerah untuk membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berfokus pada sektor pertambangan. Langkah ini dinilai penting guna memaksimalkan potensi sumber daya alam sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sutik, menyampaikan bahwa daerah memiliki kekayaan tambang yang besar, namun belum sepenuhnya memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan daerah.
Ia menilai, selama ini pengelolaan sektor tambang masih didominasi oleh pihak luar daerah, sehingga manfaat ekonominya belum dirasakan secara optimal oleh daerah.
“Potensi kita besar, tapi kontribusinya ke daerah masih minim. Kalau dikelola lewat BUMD, tentu hasilnya bisa lebih maksimal untuk daerah,” katanya menyampaikan, Kamis (19/3/2026,)
Menurutnya, pembentukan BUMD menjadi langkah strategis agar pemerintah daerah tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut berperan langsung dalam pengelolaan sumber daya alam.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan sistem yang profesional dan transparan dalam pengelolaan BUMD agar dapat berjalan efektif dan akuntabel.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberadaan BUMD tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan jangka panjang yang mampu memberikan dampak luas bagi perekonomian daerah.
“Dengan tata kelola yang baik dan pengawasan yang kuat, BUMD bisa menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus meningkatkan PAD dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(Ytm/Lsn)











