DMI Imbau Masyarakat Terapkan Prokes Saat Malam Takbiran Di Masjid

Ketua DMI Mura, Rejikinoor meminta dalam mengumandangkan gema takbir di malam Idul Fitri tahun ini harus tetap dilakukan di setiap masjid maupun mushola dengan mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.
“Yang penting jangan membuat kerumunan. Lebih bagus lagi jika dilakukan secara bergantian dengan mematuhi protokol kesehatan,” kata Rejikinoor yang juga Wakil Bupati Mura, Rabu (5/5/2021) kemarin.
Selain itu, Rejikinoor juga meminta warga untuk tahun ini tidak menyelenggarakan malam takbiran keliling seperti dilebaran 2020 lalu. jika diperboleh takbiran keliling menurut orang nomor dua di Bumi Tana Malai Tolung Lingu itu, tentu mengundang kerumunan dan berpotensi menjadi sarana penularan Covid-19.
“Jadi lebih baik takbiran di rumah saja. Takbiran di masjid tidak boleh berkerumunan. Intinya ikuti protokol kesehatan,” ujar Rejikinoor lagi.
Rejikinoor juga menjelaskan dengan masih berlangsungnya kondisi pandemi seperti sekarang ini tentu pencegahan penularan Covid-19 lebih utama untuk dilakukan.
Untuk itu, ia juga mengimbau agar umat Islam patuh terhadap seruan Majelis Ulama Indonesia dan DMI untuk tidak menimbulkan potensi kerumunan, baik malam takbiran maupun Sholat Idul Fitri.
Rejikinoor juga menegaskan pemerintah melalui Satgas Covid-19 akan terus menghimbau warga untuk bisa sadar karena masih dalam masa pandemi dan penularan Covid-19 masih sangat tinggi.
“Jadi kalau bisa sebelum jatuh korban lebih baik dicegah. Kami yang merupakan bagian dari Satgas hanya bisa mengimbau, dan akan menindak bila terjadi pelanggaran protokol,” pungkasnya.(Lus/ Lsn)