Disperindagkop Tidak Ingin Pedagang Pasar Pelita Hilir Mengambil Resiko

Bangunan Pasar Pelita Hilir
Puruk Cahu,Media Dayak
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menangah (Diperindagkop UKM) Kabupaten Murung Raya (Mura) Kariadi melalui Sekretaris Dinas H Mursani NL mengatakan,alasan sampai memindahkan atau merelokasi para pedagang di Pasar Pelita Hilir itu bukan karena ingin mematikan usaha masyarakat setempat.
“Secara hitoris pasar tradisional tersebut memang harusnya dipertahankan, tetapi apalah daya ditengah perjalanannya disaat pemerintah ingin menanta lokasi tersebut supaya baik, tetapi muncul masalah bangunan yang sampai sekarang nyaris roboh,” kata Mursani, Kamis (11/7/2019) kemaren.
Disperindagkop tidak ingin mengambil resiko dengan menyuruh para pedagang masuk kedalam bangunan pasar tersebut dan itu sudah dari dulu dilakukan pelarangan guna menghindari terjadi hal-hal tak di inginkan. Sementara solusi untuk penanganan pasar tersebut masih belum ada.
“Oleh sebab itu, karena pemerintah daerah sudah membangun lokasi yang baru dan presentatif dengan direncanakan menjadi pusat perbelanjaan di Kota Puruk Cahu. Maka diharapkan para pedagang pasar tersebut bisa pindah ke lokasi Pasar Pelita Hulu,” jelas Mursani.
Sebaliknya jika para pedagang tetap ngotot ingin berjualan di Pasar Pelita Hilir silakan saja, namun kalau ingin masuk kedalam gedung pasar tersebut dipersilakan tetapi membuat surat pernyataan tidak ingin pindah dan tetap ingin berjualan dibangunan pasar tersebut. Sebab jika terjadi apa-apa di pasar tersebut jangan pemerintah daerah yang disalahkan terutama Disperindagkop.
“Sebab kita sudah jauh-jauh hari melarang menempati lokasi tersebut, karena sudah kelihatan kondisi bangunannya seperti itu. Relokasi ini dilakukan demi kenyamanan para pedagang itu sendiri, Sedangkan dilokasi yang baru seperti Pasar Pelita Hulu itu sudah disiapkan fasilitas baik air, listrik serta lahan parkir pengunjung,” ucapnya.
Jadi lanjut dia, jangan dikira Pasar Bahitom itu nantinya sepi, sebab kalau yang namanya sudah rejeki dimana saja berjualan pasti dikejar pembeli.
Sudah ada beberapa pedagang pasar yang siap direlokasi seperti pedagang Pasar Hungan, pedagang Pasar Alun-Alun Jorih Jerah serta pedagang Pasar Bahitom sendiri dengan jumlah lapak yang sudah didata cukup tersedia, karena ada sebanyak 157 lapak. Tandasnya.(LUS)