Disbudparpor Adakan Seleksi Anggota Paskibraka

Mido S Mahar
Kasongan, Media Dayak
Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpor) Kabupaten Katingan menyeleksi puluhan pelajar/siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kabupaten Katingan untuk Paskibraka pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), yang akan dilaksanakan pada 17 Agustus 2020 mendatang. Demikian yang dikatakan kepala Disbudparpor setempat, Drs Mido S Mahar kepada sejumlah media, Rabu (18/03/2020), di rung kerjanya.
Pelajar yang diseleksi untuk menjadi peserta Paskibraka yang dididik dan dilatih nantinya menurut Mido, terdiri dari puluhan pelajar SMA di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Katingan. “Sedangkan yang menyeleksinya berasal dari tim seleksi (timsel) Disbudparpor setempat,” sebut Mido.
Terkait dengan jumlah peserta dari hasil seleksi nanti menurutnya sebanyak 65 orang. Sedangkan tempat pendidikan dan pelatihannya nanti, selain di halaman Kantor Bupati Katingan, juga di hotel Katingan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.
“Untuk di halaman Kantor Bupati selain PBB, juga beberapa praktek lainnya, dan di hotel Katingan selain peserta langsung di karantina, juga diberikan berbagai teori,” terangnya.
Terkait dengan waktu pelatihan, sebelum pelaksanaan 17 Agustus 2020 nanti, semuanya anggotanya menurutnya akan dilatih dan didik selama 15 hari, yang akan dilaksanakan setelah perayaan hari raya Idul Fitri. “Sedangkan tempat karantinanya nanti, tetap seperti di tahun-tahun yang lalu, yaitu di hotel Katingan,” tambahnya, seraya menyebutkan waktu pelaksanaannya di bulan Juli 2020 yang akan datang.
Yang memberikan pendidikan dan pelatihan selain anggota kepolsian Polres Katingan, juga dari TNI. Ditambah lagi dengan nara sumber lainnya, diantaranya Bupati Katingan, Sekda, ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daaerah (DPRD) dan ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Katingan.
“Sedangkan untuk materi yang disampaikan oleh beberapa nara sumber ini, diantaranya tentang kebangsaan, Pancasila, pengetahuan jurnalis dan lain sebagainya,” jelas mantan Plt Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) ini. (Kas)