Dirut Jasa Raharja Ungkap Alasan Bentuk Sekretariat Bersama Tim Pembina Samsat

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono bersama perwakilan Korlantas Polri, dan Kementerian Dalam Negeri memotong rangkaian bunga sebagai tanda peresmian gedung Sekretariat bersama sebagai Command Center Samsat Nasional di Gedung Utama Korlantas Polri, Pancoran, Jakarta Selatan pada Kamis (21/7/2022).(Media Dayak/Ist)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono mengungkap alasan pembentukan Sekretariat Bersama Tim Pembina Samsat Tingkat Nasional. Sekretariat Bersama Tim Pembina Samsat Tingkat Nasional dibentuk oleh PT Jasa Raharja, Korlantas Polri, dan Kementerian Dalam Negeri.

“Ini merupakan amanat Pasal 24 Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Kendaraan Bermotor,” kata Rivan dalam siaran pers yang diterima Media Dayak.id, Rabu (10/8).

Pembentukan Sekretariat Bersama Tim Pembina Samsat Tingkat Nasional juga salah satu upaya penguatan pengawasan dalam rangka mengoptimalkan potensi penerimaan pendapatan negara dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Adapun, tugas Tim Pembina Samsat Tingkat Nasional, antara lain menyusun dan menetapkan kebijakan terkait kesamsatan, memberikan bimbingan kepada Pembina Samsat Tingkat Provinsi, melakukan supervisi dan evaluasi kegiatan Samsat, hingga memberikan laporan kegiatan Samsat kepada Presiden.

Rivan menuturkan, Tim Pembina Samsat Tingkat Nasional juga telah meresmikan gedung Sekretariat bersama sebagai Command Center Samsat Nasional yang bertempat di Gedung Utama Korlantas Polri, Pancoran, Jakarta Selatan pada 21 Juli 2022.

“Dengan adanya Sekretariat Bersama Pembina Samsat Tingkat Nasional, nantinya pembinaan kesamsatan menjadi satu atap. Dengan demikian akan lebih mengoptimalkan seluruh tugas dan tanggung jawab dalam mencapai tujuan bersama,” ujarnya.

Dirut PT Jasa Raharja ini berharap, sekretariat bersama dapat mendukung pelayanan kepada masyarakat dengan meningkatkan akurasi data kendaraan bermotor yang valid. “Karena nantinya, data tersebut dapat digunakan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” imbuh Rivan.

Saat ini yang masih fenomenal, kata Rivan, Tim Pembina Samsat tengah gencar melakukan sosialisasi dalam mengingatkan ketaatan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor (PKB). Hal itu, mengingat berdasarkan data PT Jasa Raharja, masih ada 40 juta kendaraan atau 39 persen kendaraan bermotor yang belum melakukan pembayaran PKB.

“Tentu tujuannya untuk peningkatan implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 pasal 74, dimana untuk kendaraan yang tidak melakukan registrasi ulang, nantinya data kendaraannya dapat dilakukan penghapusan,” tutup Rivan.(rls/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *