Diperlukan Perencanaan Alokasi Air Efisien dan Berkelanjutan

Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalteng Leonard S Ampung saat memberikan sambutan, di M Bahalap Hotel, Jumat (26/4/2024).(Media Dayak/MMC Kalteng)

Palangka Raya, Media Dayak

Gubernur Kalteng melalui Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalteng Leonard S Ampung mengatakan diperlukan perencanaan alokasi air yang adil, efisien dan berkelanjutan, agar sumber daya air yang ada dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat/pengguna di seluruh DAS atau wilayah sungai. 
 
“Salah satu tujuan perencanaan alokasi air adalah untuk mengatasi krisis air tiap wilayah sungai,” katanya, dalam kegiatan sinkronisasi program dan kegiatan agar sesuai dengan Rencana Pengelolaan Sumber Daya Air (RPSDA) Wilayah Sungai Mentaya-Katingan, bertempat di M Bahalap Hotel, Jumat (26/4/2024).
 
Ia menyebut, alokasi air merupakan proses mengalokasikan air untuk berbagai jenis penggunaan menurut kuantitas, tempat, dan waktu penggunaan yang besarnya disesuaikan dengan ketersediaan air yang terdapat pada suatu wilayah sungai.
 
Dikatakannya, pengelolaan sumber daya air adalah upaya merencanakan, melaksanakan, memantau, dan mengevaluasi penyelenggaraan  konservasi sumber daya air, pendayagunaan sumber daya air, dan pengendalian daya rusak air. 
 
Dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk dan berkembangnya kehidupan sosio-ekonomi masyarakat akan mengakibatkan peningkatan kebutuhan air, sedangkan dari segi kuantitas ketersediaan air cenderung tetap.
 
“Hal ini akan menyebabkan air menjadi sumber konflik kepentingan yang semula hanya bersifat antar individu atau kelompok masyarakat pengguna air, dengan adanya otonomi daerah dikhawatirkan akan berpotensi meningkatkan konflik antar kabupaten/kota yang tidak diinginkan,” ungkapnya.(MMC/YM/Aw)
image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait