Dinsos Kalteng Promosikan Produk Panti Sosial Karya Wanita

Stan yang menjual/mempromosikan baju-baju hasil binaan panti sosial karya wanita, dari Unit Pelaksana Tugas Dinsos Kalteng, yang dipamerkan di Kalteng Trade Expo 2019. Tampak beberapa anak binaan panti berpose sambil menunggu pengunjung stan, di arena pameran Temanggung Tilung Palangka Raya, Rabu (11/9) (Media Dayak/Yanting). 

Palangka Raya, Media Dayak

        Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menampilkan/promosikan produk hasil binaan dari panti sosial karya wanita, produk yang ditampilkan berupa baju wanita/pria berbahan batik Kalteng, di arena Kalteng Trade Expo 2019, Jalan Temanggung Tilung, Palangka Raya.

“Ini merupakan produk hasil binaan kita dari panti sosial karya wanita, kita dari Unit Pelaksana Tugas (UPT) Dinsos Kalteng, kita di sini mempromosikan hasil karya anak-anak rawan sosial ekonomi dari berbagai daerah di Kalteng,” terang Sekretaris Dinsos Kalteng, Budi Santoso kepada media Rabu (11/9).

Diungkapkan Budi, alasan untuk dipamerkan dalam di Kalteng Trade Expo karena produk tersebut merupakan hasil kerja dari anak-anak binaan yang telah mereka didik selama 5 bulan untuk belajar menjahit di panti sosial karya wanita, sekaligus sebagai langkah bahwa pihaknya selama ini telah mendidik orang-orang agar berekonomi produktif untuk hidup yang lebih layak.

“Mereka sudah bisa membuat jaket berbahan batik, baju dan bahkan mereka sudah bisa menerima pesanan dari pelanggan,” bebernya.

Budi menambahkan, untuk pemeran hasil karya menjahit adalah yang pertama kali diikutsertakan dalam pameran. “Ke depannya kita akan terus promosikan hasil-hasil produk anak binaan kita, karena kita punya banyak Panti Sosial Bina Remaja, Panti Sosial Karya Wanita, Panti Sosial Bina Laras Pambelum dan lainnya,” ucap Sekretaris Dinsos tersebut.

Lebih lanjut Budi menyebutkan, usia rata-rata anak didik yang mereka antara 18 sampai dengan 35 tahun dan berasal dari berbagai kabupaten/kota yang ada di Kalteng.

Pihaknya berharap melalui pembinaan terhadap wanita sosial rawan ekonomi yang telah diberikan keterampilan menjahit dan lainnya untuk bisa mengembangkan keterampilan yang telah diterima di panti, sehingga mampu meningkatkan taraf hidup anak-anak binaan dari Dinsos Kalteng.

Saat dikunjungi di arena pameran, salah satu anak binaan panti sosial karya wanita menyatakan rasa syukurnya atas aksi pemerintah melalui Dinas Sosial Kalteng yang telah membantu memberikan keterampilan.

“Saya bersyukur bisa belajar menjahit sehingga saya bisa membuat baju-baju di bawah arahan instruktur penjahit yang mengajari kami setiap hari,” beber Lolita sembari tersenyum. 

Lolita berharap, setelah selesai belajar selama 5 bulan di panti sosial karya wanita, ia bisa terus mengembangkan potensi dan apa yang dipelajari selama ini.

“Kami kan angkatan pertama di Tahun 2019 ini yang telah menghasilkan baju-baju karya tangan kami sendiri. Alhamdulillah saya dan emmpat orang teman nantinya dipilih untuk membantu instruktur untuk mengajar anak-anak binaan periode mendatang,” pungkas Lolita yang bermimpi ingin punya tailor sendiri dan memperkerjakan orang lain suatu hari nanti.(YM)