Dinkes Kalteng Meminta Masyarakat Bijak, Jangan Kucilkan Keluarga Pasien Positif, ODP dan PDP

Kadiskes Kalteng yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kalteng Suyuti Syamsul di dampingi pejabat terkait saat live streaming situasi terbaru kasus covid-19 di Kalteng, di Media Center Covid-19 kantor Gubernur Kalteng, Rabu (26/3). (Media Dayak/Diskominfo)

Palangka Raya, Media Dayak

Hingga saat ini, terdapat lima pasien positif covid-19 yang dirawat di RSUD Doris Sylvanus kota Palangka Raya. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Suyuti Syamsul meminta masyarakat bijak, tetap waspada, tidak perlu panik berlebihan apalagi sampai mengucilkan orang lain.

“ODP (Orang Dengan Pemantauan), PDP (Pasien Dengan Pengawasan), maupun pasien yang dinyatakan positif covid-19. Masyarakat hanya perlu tetap menjaga kebersihan, selalu mencuci tangan dengan air mengalir, dan memakai sabun merk apa saja, dan selama tidak menyentuh yang positif, ya tidak masalah,” beber Suyuti Syamsul gelar pers release live streaming facebook di media center covid-19 Kalteng kantor Gubernur Kalteng,” Kamis (26/3).

Suyuti menjelaskan, mempertimbangkan dampak yang di terima oleh pasien dan keluarganya. Maka, pihaknya, dalam hal ini tim Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kalteng, tidak memberikan informasi detail tentang korban (pasien positif, ODP, PDP, red), agar tidak menimbulkan keresahan dan ketidak nyamanan bagi keluarga pasien, pasien itu sendiri, dan masyarakat secara luas.

Lebih lanjut, Suyuti mengungkapkan pasien yang dinyatakan positif covid-19 di Palangka Raya dalam kondisi baik. Bahkan, 4 orang di antaranya tidak diinfus. Satu orang lainnya yang diinfus sebab memiliki riwayat penyakit lain.

“Sebagian besar positif covid-19 tersebut memiliki riwayat perjalanan atau kasusnya adalah kasus import. Adapun 1 kasus covid-19 masih dipelajari apakah import/kasus transmisi lokal saja,” terang Suyuti Syamsul yang juga merupakan Wakil Kepala Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kalteng.

Sementara itu, Suyuti menyebut, pemerintah provinsi Kalteng telah berkomitmen untuk pembiayaan covid-19 ini menyediakan dana Rp 50 miliar hingga Rp 100 miliar.

“Besaran dana tersebut, bisa ditambah sesuai kebutuhan dan penggunaannya nanti, seperti apa yang dinyatakan oleh bapak Gubernur Kalteng kita H Sugianto Sabran,” katanya.(Ytm/Lsn)