Dinkes Barito Utata Perkuat Pelayanan Kesehatan Jemaah Haji 2027, Tingkatkan Kapasitas Tim

RAKOR DAN PENINGKAPATAN KAPASITAS-Dinas Kesehatan Barito Utara menggelar pertemuan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Peningkatan Kapasitas Pengelola Tim Kesehatan Haji RSUD dan Puskesmas se-Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 di lantai 2 aula RSUD Muara Teweh, Selasa (11/8).(Media Dayak:Dok Dinas Kesehatan Barut)
Muara Teweh, Media Dayak
Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara memperkuat kesiapan pelayanan kesehatan jemaah haji melalui Rapat Koordinasi dan Peningkatan Kapasitas Pengelola/Tim Kesehatan Haji RSUD dan Puskesmas se-Kabupaten Barito Utara Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 11-12 Agustus 2026, tersebut dilaksanakan di Lantai 2 Aula RSUD Muara Teweh dan diikuti 20 peserta dari pengelola program RSUD dan Puskesmas.
Ketua Panitia kegiatan, H. Basirun, SKM., MM, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membangun sinergi antara tim kesehatan haji dari Dinas Kesehatan, RSUD Muara Teweh dan seluruh Puskesmas dalam pelaksanaan pembinaan serta pemeriksaan kesehatan jemaah calon haji Kabupaten Barito Utara untuk keberangkatan tahun 2027.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun sinergi antara Dinas Kesehatan, RSUD dan Puskesmas dalam pembinaan dan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji. Selain itu, kegiatan ini juga untuk meningkatkan pengetahuan pengelola atau tim kesehatan haji terkait kebijakan terbaru dalam pelayanan kesehatan haji,” ujar Basirun, Selasa (11/8).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menghadirkan lima narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kalimantan Tengah, Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara serta dokter Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Kabupaten Barito Utara.
Menurut Basirun, peningkatan kapasitas pengelola kesehatan haji penting dilakukan agar seluruh petugas memiliki pemahaman yang sejalan dalam memberikan pelayanan kepada calon jemaah haji.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, Simamoraturahman, melalui Sekretaris Dinas Kesehatan, Zero Sota Rosadi, mengatakan pelayanan kesehatan jemaah haji merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan ibadah haji.
“Pelayanan kesehatan jemaah haji merupakan amanah besar yang harus kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab. Kesiapan tim kesehatan menjadi faktor penting dalam menjamin istitha’ah kesehatan jemaah, khususnya dengan semakin banyaknya jemaah lanjut usia dan yang memiliki risiko kesehatan,” ujar Zero Sota Rosadi.
Ia mengatakan, kondisi kesehatan calon jemaah haji menjadi perhatian karena banyak jemaah yang memiliki penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes mellitus, penyakit jantung dan gangguan pernapasan.
Karena itu, koordinasi antara Dinas Kesehatan, RSUD dan Puskesmas harus terus diperkuat agar pembinaan kesehatan calon jemaah haji dapat berjalan efektif dan terintegrasi.
“Melalui pertemuan ini diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Dinas Kesehatan, RSUD dan seluruh Puskesmas dalam pembinaan kesehatan jemaah haji. Peningkatan kapasitas ini juga diharapkan memperbarui pengetahuan tim terkait penyakit yang sering dialami jemaah serta meningkatkan kesiapan dalam memberikan pelayanan,” jelasnya.
Zero menambahkan, pelayanan kesehatan haji tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis medis, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.
“Mari kita laksanakan tugas ini dengan penuh keikhlasan dan profesionalisme. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan haji di Kabupaten Barito Utara,” pungkasnya.(Lna/Aw)