Dinas TPHP Kalteng Tinjau PTP UPR

Foto : Kepala Dinas TPHP Kalteng Sunarti (kiri depan) saat meninjau PTP UPR bersama pejabat terkait akhir pekan lalu (Media Dayak/Hms Prov)
Palangka Raya, Media Dayak
Menindaklanjuti arahan Gubernur provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto pada rapat koordinasi melalui video conference (vicon )dengan Pimpinan Perguruan Tinggi se-Kalteng belum lama ini mengenai penanganan berbagai dampak pandemi corona virus disease 2019 (2019) mulai dari sektor sosial, ekonomi, hingga ketahanan pangan.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalteng Sunarti, melakukan peninjauan ke Peat Techno Park (PTP) Universitas Palangka Raya (UPR) akhir pekan lalu. PTP atau bisa juga disebut Taman Teknologi Gambut itu merupakan lahan gambut seluas 35 hektar yang berada di area kampus Universitas Palangka Raya, yang dimanfaatkan untuk pelaksanaan kegiatan pertanian terpadu.
“Peninjauan kami ke PTP UPR berkenaan dengan antisipasi dampak covid-19 di sektor ketahanan pangan, seperti arahan Gubernur Sugianto Sabran pada vicon beberapa waktu lalu yang mengharapkan, perguruan-perguruan tinggi dan Dinas TPHP dapat menjalin kolaborasi dan kerja sama, untuk menjaga dan meningkatkan stabilitas pangan di Kalteng,” ujar Sunarti akhir pekan lalu.
Sunarti mengungkapkan bahwa PTP UPR mempunyai potensi pertanian yang luar biasa untuk dikembangkan, baik dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) maupun lahan.
“Dengan membangun Peat Techno Park, menggambarkan bahwa gambut bisa bermanfaat, apabila dikelola dengan bijak. Setidaknya UPR sebagai lembaga pendidikan tinggi dan memiliki pakar gambut bisa membuktikan keberhasilannya,” terang Sunarti.
Beberapa waktu lalu, lanjutnya, sudah dilakukan panen, (antara lain) jagung manis dan ayam pedaging. (Saat ini) masih ada kolam ikan dan ternak bebek.
Sunarti juga mengatakan, sebagai permulaan, direncanakan Dinas TPHP provinsi Kalteng akan menanam padi di lahan 1,5 hektar milik UPR tersebut. “Pada lahan 1,5 hektar akan dilakukan penanaman padi oleh dinas TPHP, sekaligus sebagai show window (etalase) pemanfaatan gambut untuk tanaman pangan,” katanya.
Kadis TPHP Sunarti juga menyampaikan, beberapa perguruan tinggi telah mengajukan kerjasama, baik melalui program magang maupun KKN di bidang pertanian. “Sebagaimana arahan Bapak Gubernur, kami Dinas TPHP dengan senang hati menerima mereka, beberapa universitas juga sudah berjalan,” pungkasnya. (Ytm/Lsn)