Dinas KPP Barut Terima Kunker Komisi II DPRD Kabupaten Tabalong

KUNKER ANGGOTA KOMISI II DPRD TABALONG-Anggota Komisi II DPRD Tabalong bersama Kepala Dinas Perikanan Tabalong saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Barito Utara. Tampak gambar Kadis KPP Barito Utara Ir Sugengfoto bersama rombongan anggota Komisi II DPRD Tabalong di depan Dinas KPP setempat, Rabu (8/12).(Media Dayak:Lana)

Muara Teweh, Media Dayak

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Utara (KPP Barut) menerima kunjungan kerja (kunker) anggota Komisi II DPRD Tabalong, Tanjung dan Kepala Dinas Perikanan Tabalong, Rabu (8/12). 

Kunjungan kerja anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tabalong diketuai Wakil Ketua I DPRD Tabalong, H Jurni ini disambut Kepala Dinas KPP Kabupaten Barito Utara Ir Sugeng beserta staf, di aula Dinas KPP setempat.

Kepala Dinas KPP Sugeng menyambut baik serta mengapresiasi atas kunjungan Komisi II DPRD Tabalong, karena menjadikan lokasi khusus (lokus) Dinas KPP untuk dijadikan sebagai tempat kunker dalam artian memberikan informasi bagaimana langkah-langkah dalam menuju ketahanan pangan dan perikanan.

“Kita memberikan informasi kepada Dinas Perikanan Kabupaten Tabalong sekaligus kepada Dewan dimana sentra, tanaman jagung juga salah satu komoditi andalan di Barito Utara, siapa tahu nantinya bisa di kembangkan di Kabupaten Tabalong,” kata Sugeng.

Dikatakan Sugeng, bahwa Kabupaten Barito Utara adalah salah satu penghasil jagung terbesar di Kalimatan Tengah dan sudah mendapatkan apresiasi dari Menteri Pertanian RI melalui alat-alat mesin pertanian (alsintan) yang disalurkan untuk pertanian di daerah Barito Utara.

Dijelaskannya, di bidang perikanan, untuk diketahui sering mengalami kendala alam ekstrim yang dapat mengakibatkan sering terjadinya musibah banjir. “Kendala ekstrim inilah yang menjadi masalah kita, terutama banjir yang perlu menjadi perhatian,” tuturnya.

Selain itu juga kata Kepala DKPP Barito Utara ini, ada kegiatan lain diantaranya adalah Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokwasmas) yang sedang digalakan untuk mencegah terjadinya ilegal fishing.

“Itu yang terus kita bina walaupun regulasinya bahwa keamanan perikanan kita itu menjadi kewenangan provinsi, tetapi tidak salahnya kita membina kelompok pengawas masyarakat,” kata dia. 

Dijelaskan Sugeng, langkah-langkah yang dilakukan agar masyarakat tidak melakukan kegiatan ilegal fishing diantaranya adalah kepada Pokwasmas supaya tetap eksis. Kita memberikan benih ikan, jaring dan kita bantu perahunya melalui dana DAK.

Sementara Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tabalong H Jurni mengatakan kunjungan anggota komisi II DPRD Tabalong bersama Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tabalong ke Dinas KPP Barito Utara yaitu untuk mempelajari hasil dari penangkaran ikan patin yang ternyata bisa dibuat jadi bahan makanan pentolan dan nugget. “Insya Allah nantinya pengalaman ini akan kami bawa ke Tabalong,” katanya.

Sementara untuk masyarakat yang memelihara ikan patin dan juga pedagang pentol tidak merubah rasa yang awalnya dari daging apabila di rubah ke ikan. “Biaya mungkin lebih murah dan diuntungkan dalam pembuatan pentol dan nugget ini,” ujar H Jurni yang juga Wakil Ketua I DPRD Tabalong.

Lebih lanjut dikatakannya, kunjungan kerja ke DKPP Barito Utara ini salah satu diantaranya adalah untuk menanyakan biaya alat untuk memproduksi bahan olahan dari ikan patin, yang nantinya akan dihibahkan kepada para pedagang yang ada di Kabupaten Tabalong untuk bisa memproduksi sendiri olahan tersebut.

“Kami rasa hal itu lebih murah, dalam artian pemulihan ekonomi masyarakat di masa Covid-19, Insya Allah akan bisa kita jalankan, ikan di pastikan akan berhasil,” ungkapnya.

Wakil Ketua I ini mengungkapkan, kunjungan kerja ke Barito Utara selalu disambut baik dan diterima lebih bagus dari pulau Jawa. ”Kalau saat ini kita kunker tidak usah jauh-jauh lebih baik sama-sama Kalimantan yang APBDnya tidak jauh berbeda,” ujarnya.

Ditambahkannya, setiap melaksanakan kujungan ke Kabupaten Barito Utara apa yang di inginkan Insya Allah terjawab. “Dan inilah pilihan dari kunjungan kerja ke Kabupaten Barito Utara,” pungkasnya.(lna/Aw)