Diduga Tidak Mau Diajak Pulang, Sang Suami Terpaksa Aniaya Isterinya

Pelaku saat menyeret korban dan sejumlah warga setempat membantu korban saat kejadian di TKP untuk menghindari dari aniaya pelaku(Media Dayak/Ist)
Kasongan, Media Dayak
DIduga lantaran sang isteri berinisial Ten (28) warga Desa Talian Kereng Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan diajak oleh suaminya untuk pulang, namun sang isteri tidak mau. Sehingga, sang suami terpaksa aniaya isterinya.
Kejadian ini berlangsung di Sira Salon Jalan Soekarno Hatta komplek ruko LPTQ Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan, Kamis siang (13/4/2023) sekitar pukul 12.07 wib.
Adapun kronologis kejadian tersebut menurut Kapolsek Katingan Hilir AKP Eko Priono melalui persrillisnya, sewaktu isteri pelaku berada di Sira Salon tersebut sedang melayani pelanggan, tiba-tiba datanglah suami korban berinisial Er (warga Kabupaten Gumas) marah-marah
Kemudian cekcok antara dua pasangan suami isteri (pasutri) tersebut di dalam salon itu. “Yang akhirnya sang suami menyeret isterinya ke luar salon tersebut,” kata Kapolsek Katingan Hilir AKP Eko Priono,
Menerima laporan dari warga terkait perihal tersebut, petugas piket Polsek Katingan Hilir, lanjutnya, diperintahkan untuk menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah sampai di TKP, ternyata pelaku sudah kabur dari TKP. “Untuk melengkapi laporan, petugas kami membawanya ke RSUD Mas Amsyar, guna dilakukan visum etrevertum,” terangnya.
Di tempat terpisah, Sira Ani Saputri selaku pemilik Sira Salon saat dikonfirmasi, membenarkan tentang kejadian tersebut.
Awal kejadian menurut Sira, suami Ten itu sepekan sebelumnya pernah mehubunginya melalui media sosial (medsos)/WA milik isterinya (korban). Namun tidak dibalas isterinya. “Bahkan nomor HP suaminya itu sempat diblokir isterinya,” terang Sira.
Mungkin lantaran diblokir itulah, suaminya itu menurutnya menghubungi ke nomor WA Sira. “Inti meminta kepada saya untuk mempertemukan dengan isterinya,” jelasnya, seraya menyebutkan bahwa korban itu bekerja di salon miliknya itu belum sampai satu bulan.
Setelah bertemu di tempat salonnya, dirinya masuk ke dalam, langsung ingin menjemput isterinya. Namun, lantaran isterinya masih melayani pelanggan, sehingga suaminya diminta untuk menunggu sampai selesai melayani pelanggan.
Antara suaminya dengan isterinya sempat cekcok mulut di dalam, yang akhirnya isterinya dipaksanya keluar dari dalam salon tersebut. “Hingga kejadian tersebut berlanjut di luar salon,” pungkasnya. (Kas/Lsn)