Di Situasi Efesiensi, Pemkab Katingan Gelar Upacara Peringatan Ke 24 Secara Sederhana

Bupati Katingan Saiful dan ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalteng Sesamariki menandatangani MoU, yang disaksikan oleh Wagub Provinsi Kalteng H Edy Pratowo, usai upacara peringatan harjad Kabupaten Katingan ke 24, Senin pagi (20/7), di halaman kantor Bupati Katingan.(Media Dayak/ist)

Kasongan, Media Dayak

Di situasi efesiensi tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan dalam memperingati hari jadinya (harjad) ke 24 yang jatuh pada hari Senin (20/7) secara sederhana, melalui upacara peringatan yang dipusatkan di halaman kantor Bupati Katingan. 

Peringatan tersebut mengusung tema “Semangat Penyang Hinje Simpei Huang Betang Huma Itah” dengan penekanan pada efisiensi dan kepedulian lingkungan, yang pada intinya, mengedepankan  efesiensi, dengan mengimbau kepada masyarakat dan instansi untuk mengganti karangan bunga ucapan selamat dengan sumbangan bibit atau tanaman buah-buahan produktif. Selain itu, dirangkai pula dengan Festival Budaya Penyang Hinje Simpei (FBPHS) dari Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) setempat, yang bertempat di gedung serbaguna Salawah – Kasongan. 

Intinya, Pemkab Katingan menegaskan perayaan harjad Kabupaten Katingan ke 24 tahun 2026 ini melalui cara yang lebih bermakna, khidmat dan berbenah lingkungan, dengan melaksanakan gerakan penghijauan lingkungan seraya mengajak masyarakat dan instansi untuk menggantikan pemberian karangan bunga papan dengan bibit pohon atau tanaman buah produktif, yang akan digunakan untuk penghijauan daerah Kabupaten Katingan. 

Turut hadir dalam upacara peringatan harjad ke 24 Kabupaten Katingan pada Senin pagi itu, selain Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H Edy Prawoto dan rombongan, Bupati Katingan Saiful dan Wabup Firdaus beserta isterinya masing-masing, juga Sekda Christian Rain dan isteri  Sejumlah asisten, staf akhli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab setempat, sejumlah pimpinan DPRD beserta anggota, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, pelajar dan sejumlah undangan lainny, termasuk anak almarhum pahlawan nasional Tjilik Riwut. 

Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wagub H Edy Prawoto, mengatakan, Kabupaten Katingan tentu saja sudah banyak mengalami perkembangan berbagai perkembangan selama 24 tahun ini, yaitu sejak tahun 2002 hingga tahun 2026 ini. “Oleh karena itu saya ucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Bupati dan Wabup serta masyarakat Katinga, para tokoh pendahulu, DPRD, forkopimda, ASN, akademisi, pengusaha dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Katingan,” ucapnya. 

 
Terkait peringatan harjad Kabupaten Katingan ini menurut Edy Pratowo merupakan momentum yang tepat untuk senantiasa bergandengan tangan dan bergerak bersama-sama menuju arah pembangunan yang lebih baik. “Sehingga, kita harus bergotong royong bersama untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat berdasarkan Huma Betang, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” pinta Edy Pratowo. 
 
Selanjutnya, di tengah tantangan yang semakin global, lanjutnya, kita tidak boleh hanya menjadi penonton saja, tapi kemandirian daerah perlu kita perjuangkan dengan berbasis daerah dan dengan nilai-nilai kearifan lokal. Karena, daerah yang mampu adalah daerah yang mampu berdiri di atas kakinya sendiri serta tidak kehilangan jatidiri. Hal ini selaras dengan tema harjad Kabupaten Katingan tahun 2026 ini, yaitu semangat Penyang Hinje Simpei, huna betang. 
 
Diakhir sambutannya, dirinya mengingatkan kepada Bupati Katingan dan jajarannya, jika pemerintahan hadir di tengah masyarakat, efesiensi bukan mengurangi semangat membangun dan bukan pula mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat, tapi efesiensi kita harusnya lebih fokus untuk memprioritaskan program-prgram yang dapat menyentuh kepada masyarakat serta kepentingan masyarakat. “Sedangkan kami Pemprov Kalteng, berkomitmen untuk mendukung dan membuka kolaborasi  untuk mendorong pembangunan yang adil dan merata dari pedesaan hingga pedalaman serta perkotaan,” pungkas orang nomor dua di Provinsi Kalteng ini. (Kas/Aw)