Dewan Sarankan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Dialihkan Untuk Penanganan COVID-19

H.M. Sriosako
Palangka Raya, Media Dayak
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H.M. Sriosako menegaskan bahwa saat ini penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) harus menjadi salah satu prioritas oleh pihak Pemerintah. Oleh karena itu, dengan adanya keputusan untuk mengalihkan sejumlah mata anggaran untuk penanganan COVID-19, hal ini dinilai keputusan yang tepat.
“Terkait adanya pengalihan sejumlah mata anggaran, tentu hal ini merupakan keputusan yang tepat mengingat bahwa sekarang penanganan COVID-19 di Indonesia, khususnya Kalteng, harus menjadi salah satu prioritas utama,” ucap Sriosako, saat dibincangi Mediadayak.Id, di Gedung Dewan, jalan S Parman, Kamis (23/o4).
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas dan Kota Palangka Raya ini juga menjelaskan, pandemi COVID-19 sangat berdampak ke semua bidang, termasuk berpotensi menunda penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur-Wakil Gubernur Kalteng dan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang akan dilaksanakan secara serentak pada tahun 2020.
“Apabila memang Pilkada serentak 2020 berpotensi ditunda, kenapa anggaran pelaksanaannya tidak dialihkan sementara untuk penanganan COVID-19? tentu hal tersebut akan sangat membantu dari segi penanganan Corona,” ujar Politisi dari Partai Demokrat Kalteng ini.
Selain itu, sambungnya, saat ini anggaran yang digelontorkan untuk pelaksanaan Pilkada serentak Kalteng 2020, dinilai lebih besar tiga kali lipat dibandingkan anggaran pelaksanaan Pilkada tahun 2016 silam. Sehingga dengan adanya Pandemi COVID-19 dan potensi penundaan Pilkada, akan lebih bijak apabila anggaran pelaksanaan Pilkada serentak Kalteng tahun 2020, bisa dialihkan sementara untuk penanganan Virus Corona.
“Yang jadi permasalahan adalah; mengapa sampai saat ini pihak KPU-RI tidak mau anggaran pelaksanaan Pilkada dialihkan sementara untuk penanganan Corona? padahal akan lebih bijak apabila anggaran tersebut bisa dialihkan sementara, sehingga masalah COVID-19 bisa cepat teratasi khususnya di Kalteng,” pungkas anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalteng, yang membidangi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) ini.(Nvd/aw)