Dewan : Penanganan Stunting Bisa Dimulai dari Keluarga

Anggota DPRD kota Palangka Raya Hasan Busyairi .(Media Dayak/ist)
 
Palangka Raya, Media Dayak 
 
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Hasan Busyairi menekankan pentingnya peran keluarga dalam upaya penanganan stunting di kota tersebut. 
 
Ia menilai bahwa penanganan stunting bisa dimulai dari unit terkecil dalam masyarakat, yaitu keluarga sekitar.
 
“Lantaran, keluarga adalah fondasi utama dalam pencegahan dan penanganan stunting. Orang tua perlu diberikan pemahaman yang baik tentang pentingnya gizi seimbang dan pola asuh yang benar untuk anak-anak mereka,” ujar Hasan  (3/7/2024).
 
Ia menjelaskan bahwa stunting, yang merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, dapat berdampak panjang terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Oleh karena itu, edukasi gizi dan kesehatan bagi keluarga menjadi prioritas utama.
 
“Dari itu kami juga mendorong pemerintah kota untuk memperkuat program edukasi kepada keluarga, khususnya ibu hamil dan ibu dengan balita, agar mereka memahami pentingnya pemberian ASI eksklusif, makanan bergizi, serta pola hidup sehat,” lanjutnya.
 
Hasan juga mengajak kerjasama lintas sektor, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan pihak swasta, untuk berperan aktif dalam penanganan stunting. 
 
“Karena kita memerlukan sinergi dari semua pihak untuk mencapai target penurunan angka stunting di Kota Palangka Raya,” tambahnya.
 
Dengan langkah-langkah konkret dan dukungan dari berbagai pihak, Dewan Kota Palangka Raya optimis bahwa upaya penanganan stunting akan membuahkan hasil positif, memastikan generasi mendatang tumbuh sehat dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.(MMC/Ytm/Lsn)
 
 
image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait