Dewan : Awasi Dengan Ketar Harga Bapok Jelang Ramadhan

Anggota DPRD Provinsi Kalteng Wisman. (Media Dayak/ist)
 
Palangka Raya, Media Dayak 
 
Sebagaimana diketahui tingginya permintaan dapat menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan lonjakan harga bahan pokok (Bapok). Ketika permintaan melebihi pasokan yang tersedia, terjadi ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan, yang cenderung mendorong harga naik. 
 
Terkait hal tersebut, Anggota DPD Kalteng, Wisman meminta kepada Pemda provinsi maupun kabupaten/kota di daerah ini untuk melakukan pengawasan yang ketat terhadap harga pangan di Kalteng menjelang bulan suci Ramadan 1445 Hijriah tahun 2024.
 
“Pemda perlu melakukan pengawasan ketat, hal tersebut cukup efektif untuk mencegah penimbunan dan penyelewengan harga pangan secara drastis,” ujarnya, Selasa (27/2/2024).
 
Tentunya sambung Wisman, kita tidak menginginkan ada kenaikan yang drastis terhadap pangan selama Ramadan, karena hal tersebut dapat membebani masyarakat, sehingga diperlukan pengawasan ketat agar harga tidak melonjak drastis
 
Ia menyebut Pemda harus bisa memastikan stok pangan selama Ramadan tercukupi, agar kebutuhan masyarakat selalu dapat terpenuhi dengan baik terutama umat muslim yang menjalankan puasa.
 
Disisi lain ia mendorong Pemda untuk dapat bekerja sama dengan para petani, distributor, dan pedagang dalam memastikan ketersediaan pangan di Kalteng selalu tercukupi selama bulan Ramadan nantinya.
 
“Karena masyarakat harus memiliki akses yang cukup terhadap pangan selama bulan Ramadan. Kerja sama dengan petani dan distributor penting untuk memastikan pasokan pangan tetap stabil dan harga yang terjangkau,” katanya menyarankan (Ytm/Lsn)
 
 
 
image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait