Desa di Ring Satu PLTMG Bangkanai Tagih Janji Pemasangan Jaringan Listrik

Muara Teweh, Media Dayak
Desa-desa di ring I (satu) wilayah Pembangikit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bangkanai Kecamatan Lahei yang belum teraliri jaringan listrik menagih janji PLN. Pasalnya, hingga kini desa di wilayah tersebut belum teraliri listrik (belum menikmati jaringan listrik).
Adapun Desa yang berada di ring 1 (daerah terdekat) PLTMG yang belum tersentuh jaringan listirk ini yaitu Desa Hargandang, Desa Muara Pari, Desa Rahaden, Desa Bengahon, Desa Hurung Enep dan Desa Muara Inu.
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Surianoor (F-Partai Demokrat) asal daerah pemilihan II, menagih janji PLN untuk segera memasang jaringan ke desa-desa yang berada di ring I, karena Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) sudah membuka akses jalan ke Bengahon, Karendan, Muara Pari, Muara Inu, dan Haragandang.
“Saya mengikuti pertemuan antara Bupati Barito Utara dengan pihak PLN. Pertemuan digelar setahun yang lalu, PLN berjanji memasang jaringan listrik jika pemerintah sudah menyiapkan akses jalan. Sekarang sekitar 85 persen jalan sudah dibuka ke desa-desa sekitar PLTMG, namun kenapa jaringan listrik belum dipasang?” ujarnya kepada wartawan di Muara Teweh, Selasa (11/5) kemarin di gedung DPRD setempat.
Pemerintah Daerah, katanya, melalui Perusda Batara Membangun telah membantu membukakan jalan tembus untuk menghubungkan desa-desa di Kecamatan Lahei ini. “Jadi kita mengharapkan kepada pihak PLN dapat secepatnya memasang jaringan listrik untuk desa-desa yang berada di ring I tersebut,” tegasnya.
Lebih lanjut Surian panggilan akrab Surianoor berharap, pihak PLN dapat secepatnya memulai memasangkan jaringan listrik untuk desa-desa di dalam wilayah Kecamatan Lahei ini, sehingga warga desa di sekitar ring I wilayah produksi gas untuk pembangkit tenaga listrik ini tidak hanya menjadi penonton.
“PLTMG Bangkanai berada di wilayah Kecamatan Lahei, kita mengharapkan agar hal ini bisa menjadi prioritas, karena dengan masuknya listrik ke desa-desa di ring I ini bisa berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi masyarakat desa,” ujarnya.
Dikatakannya, warga desa sekitar ring I PLTMG sangat mengharapkan daerah desa mereka segera dialiri listrik, karena jaringan dari PLTMG justru sudah masuk lebih dahulu secara interkoneksi ke daerah lain di Kalteng, bahkan sampai ke Kalsel dan Kaltim.
Surian juga menegaskan bahwa warga menagih janji PLN, karena sesuai dengan penjelasan pihak PLN yang didengar warga maupun pejabat eksekutif dan legislatif Barito Utara, begitu jalan selesai dibangun, PLN juga segera memasang jaringan listrik. “Jika dianggap perlu, kami pun akan memanggil PLN untuk hearing terkait masalah ini,” kata Surian yang kembali terpilih sebagai anggota DPRD Barito Utara periode 2019-2024.
Sistem kelistrikan Kalteng, Kalsel, dan sebagian Kaltim mendapat jaringan transmisi 155 mega watt (MW) dari PLTMG Bangkanai. Transmisi ini menghubungkan Bangkanai-Muara Teweh-Buntok-Tanjung. PLTMG Bangkanai merupakan pembangkit peaker pertama di Kalteng yang menggunakan Compressed Natural Gas (NTG).(lna)