Debit Air di Tumbang Bulan Normal dan Tidak Banjir

Kades Tumbang Bulan Kecamatan Mendawai, bersama sejumlah Kades lainnya saat dilantik dan diambil sumpah/janjinya oleh Bupati Katingan Sakariyas, untuk kedua kalinya beberapa waktu lalu. (Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Kendati wilayah di bagian hulu terdampak banjir lantaran air hujan beberapa waktu lalu, namun banjir kiriman dari hulu beberapa waktu lalu itu tidak sampai ke Desa Tumbang Bulan (dulu Dusun Muara Bulan) Kecamatan Mendawai.

“Buktinya, debit air di desa kami tampak normal dan seperti di hari-hari biasa saja,” kata Kepala Desa (Kades) Tumbang Bulan, H Yusran Agau kepada Tabengan, Senin (15/8), via telepon selulernya.

Atas dasar itulah, hingga kini menurut H Yusran sebagian besar masyarakat Desa Tumbang Bulan masih tetap bisa menjalankan aktivitasnya sesuai pekerjaannya masing-masing. “Ada yang menjalankan aktivitasnya sebagai nelayan, bekerja di perusahaan kelapa sawit, di HPH dan lain sebagainya,” terangnya.

Meskipun tidak dilanda banjir, namun dirinya tetap mengingatkan kepada masyarakatnya agar tetap waspada dan selalu siaga. “Siapa tahu terjadi banjir susulan di wilayah hulu, yang banjirnya terkirim ke Tumbang Bulan,” ingatnya.

Karena musim dan cuaca sekarang menurutnya sulit diprediksi. Kadang-kadang benar dan kadang-kadang bisa pula berubah. “Oleh karena itu, meskipun kita tidak menghendakinya, namun kita perlu sedia payung sebelum hujan,” ajaknya.

Begitu pula, lanjutnya, dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kita perlu persiapan sebelum terjadi. “Mempersiapkan tenaga dan sarana prasarana (sarpras) untuk menjaga kemungkinan terjadi Karhutla,” ujar pria yang suka olahraga sepak bola ini. (Kas/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *