Bupati Shalahuddin Tinjau Sejumlah Proyek Strategis Dalam Kota Muara Teweh, Tekankan Kualitas dan Ketepatan Waktu

Bupati H Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis, asisten sekda, kepala perangkat daerah melakukan penjinjauan sejumlah infrastruktur dalam kota Muara Teweh, peninjauan di lanjutkan ke jembatan Lemo, Kamis (4/6/2026).(Media Dayak:Diskominfosandi)
 
Muara Teweh, Media Dayak 
 
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh program pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik berjalan sesuai target, berkualitas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
 
Hal tersebut disampaikan Bupati usai melaksanakan peninjauan langsung terhadap sejumlah proyek pembangunan strategis di dalam Kota Muara Teweh, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut turut didampingi Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
 
Peninjauan diawali dari kawasan Waterfront City (WFC) Perkimtan Lanjas dan Waterfront City Pendopo, kemudian dilanjutkan ke pembangunan turap di Karang Jawa, lokasi rencana pelaksanaan Batara Expo, Mall Pelayanan Publik (MPP), hingga progres pembangunan Jembatan Lemo.
 
Menurut Shalahuddin, kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dan tidak mengalami keterlambatan. “Pembangunan yang kita lakukan hari ini adalah warisan untuk kesejahteraan masyarakat Barito Utara di masa depan. Karena itu saya meminta seluruh pihak yang terlibat bekerja dengan penuh komitmen dan tanggung jawab agar seluruh program dapat selesai tepat waktu serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” kata H. Shalahuddin.
 
Pada peninjauan Waterfront City (WFC) dan pembangunan turap Karang Jawa, Bupati menekankan pentingnya kualitas pekerjaan. Menurutnya, kedua proyek tersebut tidak hanya berfungsi mempercantik wajah kota, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung kenyamanan masyarakat dan mengurangi risiko abrasi di kawasan bantaran sungai.
 
“Pengerjaan Waterfront City dan Turap Karang Jawa harus mengutamakan kualitas konstruksi yang baik dan kokoh. Selain memiliki nilai estetika, proyek ini juga memiliki fungsi perlindungan yang penting bagi kawasan sekitar,” ujarnya.
 
Selanjutnya, saat meninjau lokasi yang direncanakan menjadi pusat pelaksanaan Batara Expo, Bupati meminta seluruh persiapan dilakukan secara matang. Ia berharap kegiatan tersebut nantinya dapat menjadi sarana promosi pembangunan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM lokal.
 
“Batara Expo harus dipersiapkan dengan baik, mulai dari tata letak lokasi, akses pengunjung hingga fasilitas pendukung lainnya. Kegiatan ini harus mampu menjadi wadah promosi dan penggerak ekonomi masyarakat,” jelasnya.
 
Pada kesempatan yang sama, H. Shalahuddin juga meninjau kesiapan Mall Pelayanan Publik (MPP) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
 
Ia menegaskan bahwa keberadaan MPP diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi secara terpadu di satu lokasi.
 
“Mall Pelayanan Publik harus segera dirampungkan dengan memperhatikan kenyamanan masyarakat. Tujuannya adalah menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan efisien sehingga masyarakat tidak perlu lagi berpindah-pindah tempat untuk mengurus berbagai keperluan,” katanya.
 
Sementara itu, saat meninjau pembangunan Jembatan Lemo, Bupati menekankan pentingnya percepatan penyelesaian pekerjaan tanpa mengabaikan standar keselamatan kerja. Menurutnya, jembatan tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas wilayah serta kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
 
“Jembatan Lemo merupakan infrastruktur yang sangat penting bagi masyarakat. Karena itu saya meminta pekerjaan dapat dipercepat dengan tetap mematuhi standar keselamatan dan kualitas konstruksi yang telah ditetapkan,” tegasnya.
 
Diakhir peninjauan, H. Shalahuddin mengingatkan seluruh kepala perangkat daerah dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) untuk aktif melakukan pengawasan langsung di lapangan guna memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana.
 
“Jangan hanya menerima laporan dari balik meja. Lakukan pengawasan secara berkala di lapangan. Jika ada kendala teknis maupun administrasi, segera koordinasikan dan carikan solusi bersama agar pekerjaan tidak terhambat,” pungkasnya.
 
Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap seluruh proyek pembangunan yang sedang berjalan dapat segera selesai dan memberikan dampak positif bagi peningkatan pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Barito Utara.(Lna/Aw)