Bupati Sampaikan Pidato Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Perubahan APBD 2022

Nanga Bulik, Media Dayak

Dalam sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamandau, Jum’at (09/09), Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, secara langsung menyampaikan Pidato Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2022.

Dalam paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Lamandau, Herianto itu, Bupati Lamandau, Hendra Lesmana secara singkat menyampaikan proyeksi pendapatan, belanja hingga pembiayaan daerah. 

“Pendapatan Daerah pada perubahan APBD ditargetkan sebesar Rp. 811.181.872.979,-, naik 4,15 persen dari alokasi Pendapatan Daerah pada APBD Murni Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp. 778.824-778.643,-,”ungkapnya. 

Pendapatan Daerah itu direncanakan terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 80.991.630.900,- dan Pendapatan Transfer sebesar Rp. 730.190.242.079.

“Dalam upaya pencapaian visi dan misi daerah yang telah dijabarkan dalam rencana strategis daerah serta program kegiatan setiap tahunnya untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah, pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan pembinaan kemasyarakatan, pelayanan publik, serta bantalan sosial akibat kenaikan BBM maka belanja daerah pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 direncanakan sebesar Rp. 996.439.897.397,- atau naik 11,79 persen dari alokasi Belanja Daerah pada APBD Murni Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp. 891.365.283.903,-,”jelasnya. 

Berdasarkan proyeksi pendapatan daerah dan proyeksi belanja daerah pada Perubahan APBD, lebih lanjut disampaikan Bupati Hendra, maka terdapat defisit anggaran sebesar Rp. 185.258.024.418,-.

“Yang mana defisit tersebut nantinya akan ditutup dari Pembiayaan Netto yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun sebelumnya (SILPA),” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa perubahan APBD Kabupaten Lamandau tahun 2022 dilaksanakan karena beberapa alasan, salah satunya rasionalisasi target pendapatan maupun kebutuhan belanja serta pembiayaan sesuai kebutuhan nyata di lapangan berdasarkan realisasi anggaran semester I tahun 2022. (Tin/Rsn)