Bupati Nadalsyah Cek Jembatan Mtw-Jingah

FISIK JEMBATAN-Bupati H Nadalsyah didampingi Kabid Bina Marga H Rody dan Ketua KONI H El Rony serta pejabat teknis PUPR saat melakukan peninjauan fisik jembatan penyeberangan, Kamis (26/12).(Media Dayak: Lana)
Muara Teweh, Media Dayak
Bupati Barito Utara (Barut) H Nadalsyah didampingi Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat H Rody, pejabat teknis Dinas PUPR, pejabat Dinas Perhubungan, Ketua KONI, H El Rony melakukan pengecekan pembangunan jembatan penyeberangan Muara Teweh-Jingah Kecamatan Teweh Baru, Kamis (26/12).
“Alhamdulillah pada hari ini saya merasa bersyukur kepada Allah SWT, bahwa jembatan penyeberangan yang kita bangun beberapa tahun ini sudah bisa dilewati dengan kata lain sudah dilalui menggunakan jalan kaki,” kata Nadalsyah disela-sela pengecekan jembatan, Kamis.
Karena kata Nadalsyah, masih menunggu umur beton lantai jembatan yang baru dicor. Ini adalah satu pembuktian pembangunan yang ada di Kabupaten Barito Utara. Jembatan ini sudah direncanakan secara teknis yang betul-betul sudah diperhitungkan baik untuk lalu lintas airnya, lalu lintas daratnya serta keamanan jembatan tersebut.
“Dan mungkin kita saat ini ada melihat tongkang batu bara yang sedang melintas dan tidak menggunakan asist lagi, seperti di jembatan KH Hasan Basri. Bentang jembatan ini 120 meter dan tidak perlu lagi kapal pembantu bila ada tongkang batu bara yang melintas,” katanya.
Menurut Nadalsyah, ini salah satu perencanaan pembangunan jembatan ini sudah direncanakan terlebih dahulu dengan matang sesuai dengan keamanan arus lalu lintas air disaat sungai Barito pasang (naik).
Bupati yang akrab disapa H Koyem ini juga mengatakan pembangunan jembatan ini menggunakan dana yang sudah selesai di tahun anggaran 2019 dan tinggal tahap finishing. “Untuk fisik sudah bisa di fungsionalkan dan sudah selesai pada tahun 2019 ini. Dan finishing secara estetika saja lagi. Tahun 2010 sudah bisa fungsional,” kata Nadalsyah.
Lebih lanjut H Koyem mengatakan jembatan ini salah satu Ikon Barito Utara yang mengintegrasikan jalan Panglima Batur ke Kelurahan Jingan dan Kelurahan Jambu untuk nantinya wisata religius ke Islamic Center. “Jadi nantinya jembatan ini akan terus kita kembangkan untuk pemandangan-pemandangan yang mempercantik jembatan ini,”ucap Nadalsyah.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR, H Rody mengatakan untuk keseluruhan fisik pembangunan jembatan ini sudah mencapai 100 persen dan tinggal tahap finsihing. “Untuk tahun anggarannya 2019 sudah mencapai 100 persen. “Dan pada tahun anggaran 2020 nanti ada penambahan pekerjaan untuk mempercantik pembangunan jembatan penyeberangan ini,” kata H Roby.(lna)