Bupati Nadalsyah Buka Musda X LPTQ Barito Utara

KARYA QORI DAN QORIAH-Ketua LPTQ Barito Utara Drs Muhlis menyerahkan hasil karya dari qori dan qoriah kepada Bupati Barito Utara H Nadalsyah dan Wakil Ketua I DPRD Hj Mery Rukaini usai pembukaan Musda X LPTQ, di aula BappedaLitbang, Kamis (31/1).(Media Dayak/Lana)

Muara Teweh, Media Dayak

   Bupati Barito Utara (Barut) H Nadalsyah membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) ke X Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Barito Utara, di aula BappedaLitbang Muara Teweh, Kamis (31/1).  

Musda X LPTQ Barito Utara ini dihadiri, Wakil Bupati Sugianto Panala Putra, Wakil Ketua I DPRD Hj Mery Rukaini, unsur FKPD, Ketua Pengadilan Negeri dan Ketua Pengadilan Agama Barito Utara, staf ahli bupati dan asisten sekda, kepala perangkat daerah, kepala kantor Kementerian Agama Barito Utara, ketua  MUI, Camat, perwakilan LPTQ Kalteng, dan undangan lainya.

Bupati Barito Utara H Nadalsyah mengatakan dengan penyelenggaraan Musda ini, selain sebagai evaluasi dan konsolidasi kinerja untuk peningkatan kinerja LPTQ, juga diharapkan sebagai pengembangan pembangunan manusia.

“Melalui diskusi-diskusi dan materi kegiatan lainnya, Musda ini  diharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan pengembangan LPTQ se Barito Utara bisa lebih baik lagi, karena LPTQ memiliki tujuan yang sama dengan tujuan pembangunan nasional yaitu pembangunan manusia,” kata Bupati Nadalsyah.

Selain itu, Nadalsyah juga mengharapkan pelaksanaan Musda ini memberikan harapan dalam peningkatan prestasi bagi qori-qoriah Kabupaten Barito Utara dalam pencapaian di tingkat Provinsi sampai Nasional.

“Semoga dengan Musda kali ini, peran LPTQ kedepannya dapat lebih berkembang dalam menciptakan generasi-generasi qori-qoriah yang handal, salah satunya melalui ajang STQ ke 50 tingkat Kabupaten Barito Utara di Muara Teweh dan sebagai bahan evaluasi dalam mengikuti STQ ke 22 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Palangkaraya pada bulan April 2019 mendatang,” kata Nadalsyah.

Dikatakannya, dalam musda ini, LPTQ mengevaluasi segala pencapaian maupun hambatan yang telah di hadapi, hendaknya ditelaah dengan baik apa-apa yang harus dilakukan setidaknya untuk setahun ke depan, serta meningkatkan pencapaian-pencapaian menuju lebih baik.

Ketua pantia Musda X LPTQ Barito Utara H Hadriansyah mengatakan maksud dan tujuan Musda ini untuk meningkatkan peran LPTQ dalam membangun bangsa yang Qurani serta memperluas pemahaman dan pengamalan umat terhadap kitab suci Al Quran secara benar dan konferehnsif, serta mengevaluasi kegiatan LPTQ selama masa bakti 2014-2018 dan memilih kembali kepengurusan LPTQ masa bakti 2019-2023.

Sementara, Ketua LPTQ Barito Utara Drs Muhlis mengatakan LPTQ Kabupaten Barito Utara memiliki program tentang pendidikan qori, qoriah, hafidz, hafizhah, hattah dan hathatah di Pulau Jawa. Pada tahun 2018 LPTQ Barito Utara mengirimkan beberapa orang untuk mengikuti pendidikan tersebut.

“Para santri-santri ini ada yang sekolah di Al-Falah Cicalengka Jawa Barat, Ponpes Al-Ikhsan Palangka Raya, di Ponpes Al-Ikhsan Palangka Raya.Di Perguruan Tinggi Ilmu Quran (PTIQ) Jakarta.Di Institut Ilmu Quran (IIQ) Jakarta. Ponpes Kaligrafi Alquran Lemka Sukabumi,” katanya.(lna/Lsn)