Bupati Kobar Dorong Pemanfaatan Aset untuk Kesejahteraan dan Kreativitas Masyarakat

Bupati Kobar Hj. Nurhidayah meresmikan Taman Kolaborasi dan sekaligus acara halal bihalal bersama jajaran pemerintah daerah dan sejumlah komunitas serta penggiat UMKM, di kawasan Bundaran Pancasila, Pangkalan Bun, Sabtu (19/4) (Media Dayak/Riduan)

Pangkalan Bun, Media Dayak 

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus mendorong optimalisasi aset daerah untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
 
Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Kobar Hj. Nurhidayah dalam sambutannya pada peresmian Taman Kolaborasi, sebuah ruang publik baru yang dihadirkan dengan konsep inklusif, inovatif, dan inspiratif.
 
“Taman Kolaborasi ini menjadi contoh konkret bagaimana aset pemerintah dapat digunakan secara produktif. Selain menjadi ruang publik, taman ini juga menjadi wadah berkumpul, berkreasi, dan mengembangkan usaha, khususnya bagi komunitas serta pelaku UMKM di Kobar,” kata Hj. Nurhidayah, Sabtu (19/4). 
 
Menurutnya, pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan positif di kawasan ini, termasuk bagi para pegiat seni yang ingin mengekspresikan kreativitas mereka selama tetap dalam koridor kebijakan dan nilai-nilai positif.
 
Lebih dari sekadar tempat berkumpul, Taman Kolaborasi juga diharapkan dapat berperan dalam edukasi sosial, khususnya dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
 
“Kepada semua komunitas, mari kita jadikan tempat ini sebagai ruang untuk menyampaikan pesan-pesan positif kepada anak-anak muda agar tidak terjebak dalam peredaran narkoba. Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan dalam upaya ini,” tegas Bupati.
 
Taman Kolaborasi dirancang sebagai ruang multifungsi bagi pelaku UMKM, musisi, seniman, fotografer, videografer, hingga film maker untuk menampilkan karya, mengembangkan potensi, serta menjalin kolaborasi yang kuat.
 
Selain itu, taman ini juga akan menjadi tempat rekreasi dan hiburan masyarakat, dengan berbagai pilihan kuliner khas Kobar dan jajanan kekinian yang menarik dan terjangkau.
 
“Dengan hadirnya Taman Kolaborasi, diharapkan ruang publik di Kobar bisa dimanfaatkan secara maksimal dan teratur, sebagai bagian dari upaya kolektif membangun daerah,” pungkas Hj. Nurhidayah.
 
Taman kolaborasi ini merupakan hasil pemanfaatan lahan milik pemerintah daerah yang dipinjam pakaikan dan dikelola oleh pihak swasta, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam pengembangan ruang publik. (Rd/Lsn)