Bupati Kobar Ajak Masyarakat Dukung Inovasi Perumdam Tirta Arut

Bupati Hj. Nurhidayah saat memberikan kue ultah kepada Direktur Perumdam Tirta Arut, di Kantor Perumdam Tirta Arut Kobar, Kamis (30/7) (Media Dayak/Riduan)
Pangkalan Bun, Media Dayak
Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai inovasi yang dikembangkan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Arut sebagai upaya meningkatkan pelayanan sekaligus memperkuat produk daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 Perumdam Tirta Arut yang dirangkai dengan peresmian logo baru perusahaan di Kantor Perumdam Tirta Arut, Pangkalan Bun, Kamis (30/7).
Usai acara, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Perumdam Tirta Arut. Menurutnya, usia ke-42 menjadi momentum untuk terus melakukan pembenahan dan melahirkan inovasi demi memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kotawaringin Barat.
“Pertama saya mengucapkan selamat kepada PDAM Tirta Arut dengan harapan kita bisa melakukan perubahan-perubahan besar. Air adalah sumber kehidupan, mari kita jaga ini untuk kesejahteraan masyarakat Kotawaringin Barat, karena bagaimanapun Perumdam Tirta Arut hadir untuk melayani masyarakat,” ujar Hj. Nurhidayah.
Ia mengapresiasi langkah Perumdam Tirta Arut yang tidak hanya fokus pada pelayanan air bersih, tetapi juga mengembangkan produk air minum dalam kemasan bermerek Kinum. Sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM), Bupati mengajak masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk lokal tersebut.
“Dengan inovasi yang sudah dilakukan terutama oleh Perumdam Tirta Arut, saya juga selaku KPM mengajak masyarakat Kobar untuk mencintai produk kita. Saat ini Perumdam Tirta Arut dengan inovasi terbaru Kinum air mineral dalam kemasan. Silakan masyarakat Kobar yang memerlukan produk air mineral dalam kemasan Kinum bisa langsung ke Perumdam Tirta Arut,” katanya.
Menurut Bupati, inovasi yang dilakukan Perumdam Tirta Arut tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki nilai sosial untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara perusahaan daerah dan masyarakat perlu terus diperkuat agar pelayanan semakin optimal.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga meresmikan logo baru Perumdam Tirta Arut. Ia menjelaskan, perubahan identitas tersebut mengandung filosofi air sebagai sumber kehidupan yang harus dijaga bersama, mengingat air baku yang dimanfaatkan berasal dari Sungai Arut.
“Untuk perubahan logo Perumdam Tirta Arut ini ada filosofinya, yaitu arti air sebagai kehidupan. Filosofi ini harus kita jaga. Air yang kita gunakan ini sumbernya dari Sungai Arut. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.
Direktur Perumdam Tirta Arut Kabupaten Kobar, Sapriansyah, mengatakan perusahaan kini telah memiliki laboratorium sendiri sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas air untuk pelayanan kepada pelanggan.
Menurutnya, laboratorium tersebut berfungsi untuk menguji dan memeriksa kualitas air bersih, air minum, hingga air limbah agar memenuhi standar kesehatan sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
“Saat ini Perumdam Tirta Arut memiliki laboratorium. Guna laboratorium Perumdam adalah untuk menguji dan memeriksa kualitas air bersih, air minum guna memastikan air aman dan sesuai standar kesehatan. Dengan demikian pelayanan yang kami berikan kepada masyarakat tetap prima dan berkualitas,” ungkap Sapriansyah.
Ia menjelaskan, pengujian kualitas air dilakukan setiap hari sebagai bentuk pengawasan terhadap proses pengolahan air baku. Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat memperoleh air yang aman dan layak digunakan.
Sapriansyah juga mengungkapkan, musim kemarau menjadi tantangan tersendiri bagi Perumdam Tirta Arut. Pasalnya, ketika debit Sungai Arut menurun, air laut berpotensi masuk ke aliran sungai sehingga meningkatkan kadar garam pada air baku.
“Air yang kita ambil setiap hari kita uji di laboratorium sehingga dapat dipastikan layak digunakan. Di musim kemarau yang kami kuatirkan adalah masuknya air laut ke sungai sehingga air menjadi asin. Dalam kondisi seperti itu kami tidak bisa mengoperasikan instalasi karena dapat mengganggu peralatan pengolahan air,” jelasnya.
Melalui peringatan HUT ke-42 ini, Perumdam Tirta Arut menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi, menjaga kualitas pelayanan, serta memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kotawaringin Barat secara berkelanjutan. (Rd/Lsn/Aw)