Bupati Jaya Resmikan Program Tambun Bungai di Tanah Legenda Desa Tumbang Pajangei

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong memukul gong tanda peresmian peluncuran Program Tambun Bungai di Desa Tumbang Pajangei, Kecamatan Tewah Kabupaten Gumas, kamis (31/7/2025) pagi.(Media Dayak/Novri JKH)

Kuala Kurun, Media Dayak

Di tengah suasana pagi nan cerah dan semilir angin, terdengar gema suara gong kala Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S. Monong meresmikan peluncuran Program Tambun Bungai di Desa Tumbang Pajangei, Kecamatan Tewah Kabupaten Gumas, kamis (31/7/2025) pagi.

Desa kecil yang sarat makna sejarah itu bukan sekadar tempat peluncuran program. Inilah tanah kelahiran tokoh legenda Dayak Ot Danum, Tambun dan Bungai-dua bersaudara pemberani yang menjadi simbol kejayaan dan kehormatan masyarakat Dayak. Dan kini, di tanah yang sama, sejarah baru ditorehkan, launching Program Tambung Bungai.

“Dari tempat legenda besar dilahirkan inilah, kita bangkitkan Gunung Mas dengan semangat Tambun Bungai dalam Program Tambung Bungai,” tegas Jaya.

Jaya menjelaskan, Program Tambun Bungai dibagi atas lima bagian, yaitu Tambun Bungai Maju, Sehat, Cerdas, Mandiri, dan Bermartabat.

Tambun Bungai Maju meliputi jalan kabupaten Fungsional dan Mantap, Penyelesaian jembatan Sepang Siming-Sepang Kota, penyediaan rumah layak huni, pemenuhan kebutuhan air bersih, seluruh desa di Gumas berlistrik, penyediaan jaringan telekomunikasi di seluruh desa dan kelurahan, dan peningkatan runway bandar udara di Kuala Kurun.

Tambun Bungai Sehat mencakup UHC untuk layanan Kesehatan, pemeriksaan Kesehatan gratis (PKG) bagi Masyarakat, penurunan angka prevalensi stunting, fasilitas program 1 desa 1 ambulance, dan revitalisasi dan peningkatan fasilitas Kesehatan.

Tambun Bungai Cerdas,meliputi PAUD,SD dan SMP gratis, beasiswa tidak mampu, fasilitas makan bergizi gratis (MBG), fasilitas sekolah rakyat (SR), peningkatan kompetensi guru, serta peningkatan kemampuan literasi dan numerasi.

Tambun Bungai Mandiri, yakni peningkatan PAD, percepatan Pembangunan kebun sawit plasma masyarakat, optimalisasi LP2B, peningkatan produksi pangan, peternakan, perkebunan dan perikanan,serta pembinaan koperasi merah putih di 127 desa dan kelurahan.

Tambun Bungai Bermartabat, yaitu napak tilas perdamaian Tumbang Anoi sebagai event tetap 2 tahunan, penguatan kelembagaan MHA dan Tata Kelola Hutan Adat, serta peningkatan kapasitas damang dan mantir.

Jaya menyebut Program Tambun Bungai merupakan grand strategy pembangunan Kabupaten Gunung Mas dalam RPJMD 2025–2029.

“Saya mengajak dan memohon dukungan kita semua, seluruh stakeholder pembangunan di Kabupaten Gunung Mas untuk bersama-sama serta menyukseskan pelaksanaan program ini,” ujar Jaya.

Jaya mengajak semua yang hadir untuk berkomitmen mengawal Program Tambun Bungai ini  lima tahun ke depan sehingga memberikan manfaat bagi Masyarakat Kabupaten Gumas.

“Kalau tidak kita semua siapa lagi,kalau tidak sejak sekarang kapan lagi,” seru Jaya.

Salah satu tokoh desa yang berbicara dengan syarat anonim berkata,”Semoga Program Tambun Bungai  ini benar-benar membawa kesejahteraan masyarakat Gunung Mas dan memperkuat jati diri Dayak,”

Perlu diketahui, Program Tambun Bungai adalah roh pembangunan berbasis kearifan lokal. Peluncurannya di Desa Tumbang Pajangei membuktikan bahwa Pemkab Gunung Mas tidak lupa pada asal-usulnya dan menjadikannya pondasi untuk lompatan yang lebih tinggi.

Kegiatan yang mendapat antusiasme dari warga desa dihadiri,Wabup Efrensia L. P Umbing, unsur Forkompimda, Ketua DPRD Gumas Binartha dan sejumlah anggota DPRD, Sekda Gumas Richard, sejumlah kepala OPD dan pejabat eselon III, Asisten, dan tamu undangan lainnya.(Nov/Aw)