Bupati Jaya Lepas Penyaluran CPP Tahun 2024

Bupati Jaya Samaya Monong didampingi  unsur forkopimda, beberapa pejabat eselon II dan III dan undangan lainnya saat melepas penyaluran beras CCP untuk bantuan pangan tahun 2024, di Halaman Gudang Bulog Kuala Kurun, Selasa (30/1).(Media Dayak/Novri JKH)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong secara resmi melepas penyaluran beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk bantuan pangan tahun 2024, di Halaman Gudang Bulog Kuala Kurun, Selasa (30/1).

“Penyaluran bantuan pangan pemerintah tahun 2024 melalui pemberian bantuan pangan ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran penerima bantuan pangan sekaligus sebagai upaya dalam mengentaskan kemiskinan,” kata Jaya dalam sambutannya.

Selain itu, lanjut Jaya, juga untuk menangani kerawanan pangan, menanggulangi kekurangan pangan dan gizi, menurunkan stunting, mengendalikan gejolak harga pangan dan inflasi, serta melindungi produsen dan konsumen.

“Pada tahun 2024, penerima bantuan pangan di Kabupaten Gunung Mas sebanyak 2.820 penerima, dan masing-masing penerima mendapatkan bantuan beras 10 kilogram per bulan selama 6 bulan. Bantuan pangan diberikan dalam 2 tahap, tahap pertama Januari-Maret dan tahap kedua April-Juni,” ungkapnya.

Jaya berharap, bantuan pangan yang diberikan kepada masyarakat penerima bantuan bermanfaat dan dapat mengurangi beban pengeluaran serta dapat mengendalikan gejolak harga pangan dan inflasi.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gumas Eigh Manto mengatakan, penerima bantuan pangan untuk Kabupaten Gumas berjumlah 2.820 penerima dengan rincian Kecamatan Damang Batu 107, Kecamatan Kahayan Hulu Utara 339 dan Kecamatan Kurun 141 penerima.

“Penerima bantuan pangan di Kecamatan Manuhing sebanyak 196 penerima, Manuhing Raya 129, Mihing Raya 144, Miri Manasa 198, Rungan 289, Rungan Barat 351, Rungan Hulu 288, Sepang 115, dan Tewah 523 penerima,” jabar Eg [panggilan karib Eigh Manto].

Eg menyebut, sasaran penerima bantuan pangan adalah masyarakat miskin dan yang mengalami rawan pangan dan gizi. Jenis bantuan pangan yang diberikan berupa beras kualitas medium.

“Transporter untuk penyaluran bantuan pangan adalah PT.Pos Indonesia,” imbuhnya.

Turut hadir, unsur forkopimda, beberapa pejabat eselon II dan III dan undangan lainnya. (Nov/Aw)