Bupati Jaya Jawab Pandangan Umum Fraksi

Wabup Efrensia  membacakan pidato jawaban Bupati Jaya Samaya Monong terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi Pendukung Dewan atas Pidato Pengantar Bupati Gumas terhadap LKPJ Bupati Tahun 2023. (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) memberikan jawaban terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi Pendukung Dewan atas Pidato Pengantar Bupati Gumas terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2023.

Pidato jawaban Bupati Jaya Samaya Monong disampaikan Wakil Bupati (wabup) Efrensia LP Umbing pada Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024, dipimpin Wakil Ketua (Waket) I DPRD Gumas Binartha didampingi Waket II Neni Yuliani di Ruang Sidang Paripurna DPRD Gumas, Senin (22/4).

Dikesempatan itu Wabup Efrens membacakan cukup panjang lebar jawaban Pemkab atas pandangan umum Fraksi PDI-Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Nasdem Hanura, dan  Fraksi Gerakan Karya Bersatu.

Sebelumnya, pada Rapat Paripurna ke-1 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Gumas Selasa (16/4) sore, ke-lima fraksi melalui juru bicaranya masing-masing memberikan pandangan umum terhadap LKPJ bupati tahun 2023.

Pada pidato pengantar Bupati Gumas tentang LKPJ 2023 pada Rapat Paripurna ke-13 Masa Persidangan I DPRD Gumas di Ruang Rapat Paripurna, Selasa (16/4) pagi yang dibacakan Wabup Efrensia LP Umbing menyebutkan pendapatan daerah Gumas pada APBD 2023 mengalami kenaikan sebesar Rp6,81 miliar lebih atau naik 1 persen menjadi Rp1,191 triliun lebih dari target APBD murni sebesar Rp1,181 triliun lebih.

Selanjutnya PAD semula ditargetkan Rp84,71 miliar lebih, setelah perubahan menjadi Rp71,71 miliar lebih atau berkurang sebesar Rp13 miliar lebih atau turun 15 persen.

Pendapatan transfer pada APBD 2023 sebesar Rp1,096 triliun lebih setelah perubahan menjadi Rp1,116 triliun lebih, bertambah Rp19 miliar lebih atau naik sebesar 2 persen.

Lain-lain pendapatan daerah yang sah TA 2023 pada APBD murni terjadi penambahan sebesar Rp2,613 miliar atau naik 15 persen dari yang semula ditargetkan sebesar Rp17,637 miliar lebih menjadi sebesar Rp20,250 miliar lebih.

Terkait belanja daerah pada perubahan APBD 2023 semula ditargetkan Rp1,280 triliun lebih mengalami kenaikan sejumlah Rp34,125 miliar lebih, sehingga menjadi Rp1,315 triliun lebih.

“Belanja daerah terdiri dari belanja operasi, belanja barang dan jasa,belanja hibah,belanja modal,belanja tak terduga,dan belanja transfer,” kata Efrens.

Efrens juga membeberkan capaian pelaksanaan program dan kegiatan sesuai dengan target kinerja yang ditetapkan dalam perjanjian kinerja, seperti bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan, jembatan, dan air bersih bidang sosial dan trantibumlinmas.

Turut hadir perwakilan unsur forkopimda, Sekda Richard, Asisten, beberapa kepala OPD dan pejabat eselon III serta undangan lainnya. (Nov/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait